Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bogor » Dugaan Pelanggaran Upah dan BPJS, Pekerja Gondola di Bogor Tempuh Jalur Pengaduan

Dugaan Pelanggaran Upah dan BPJS, Pekerja Gondola di Bogor Tempuh Jalur Pengaduan

  • account_circle Sohibap
  • calendar_month Jum, 6 Mar 2026
  • visibility 148
  • comment 0 komentar

Bogor Bicarakata.Com– Seorang pekerja gondola di kawasan Vivo Mall Bogor melaporkan dugaan pelanggaran ketenagakerjaan yang dilakukan oleh perusahaan tempatnya bekerja kepada UPTD Pengawasan Ketenagakerjaan Wilayah I Bogor.


Pekerja tersebut diketahui bernama M. Fikri Dwi Januar, warga Kampung Moyan, Desa Bantar Jaya, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor. Ia bekerja sebagai petugas gondola sejak Desember 2024 hingga Februari 2026 di bawah perusahaan PT Dhimas Cahaya Wahyu Anugrah.

Dalam laporan pengaduan normatif ketenagakerjaan yang disampaikan, Fikri mengungkapkan bahwa selama masa kerjanya ia menerima upah yang diduga berada di bawah ketentuan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Bogor yang berlaku.
Berdasarkan rincian yang disampaikan dalam laporan, pada tahun 2025 UMK Kabupaten Bogor sebesar Rp4.877.211 per bulan. Namun upah yang diterima pekerja berkisar antara Rp1 juta hingga Rp2 juta per bulan. Akibatnya, terdapat total kekurangan upah tahun 2025 sebesar Rp36.162.755.
Sementara pada tahun 2026, dengan UMK Kabupaten Bogor sebesar Rp5.161.769, pekerja mengaku hanya menerima upah Rp1.473.692 per bulan pada Januari dan Februari 2026. Dari selisih tersebut, tercatat kekurangan upah sebesar Rp7.376.154.
Secara keseluruhan, total dugaan kekurangan upah yang dilaporkan mencapai Rp43.538.909.

Selain persoalan upah, laporan tersebut juga memuat dugaan pelanggaran terkait BPJS Ketenagakerjaan. Pekerja menyebut bahwa dirinya tidak didaftarkan sejak awal bekerja pada Desember 2024 dan baru didaftarkan pada Agustus 2025. Selain itu, terdapat kesalahan penulisan nama dalam data kepesertaan yang menyebabkan saldo Jaminan Hari Tua (JHT) sekitar Rp480.000 hingga saat ini belum dapat diklaim.
Tidak hanya itu, pekerja juga mengaku mengalami pemotongan upah sebesar Rp500.000 oleh perusahaan. Pemotongan tersebut disebut sebagai jaminan atas kehilangan alat pelindung diri (APD) K3 berupa body harness, namun dilakukan tanpa adanya kesepakatan tertulis maupun pembuktian resmi terkait tanggung jawab kehilangan.

Dalam pengaduannya, pekerja meminta pihak UPTD Pengawasan Ketenagakerjaan Wilayah I Bogor untuk melakukan pemeriksaan terhadap perusahaan, serta memerintahkan pembayaran seluruh kekurangan upah sesuai ketentuan UMK yang berlaku. Selain itu, pekerja juga meminta agar perusahaan mengembalikan sisa upah yang ditahan serta melunasi kewajiban iuran dan hak BPJS Ketenagakerjaan sejak awal masa kerja.

Kasus ini kini menunggu tindak lanjut dari pihak pengawas ketenagakerjaan untuk dilakukan klarifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut terhadap perusahaan terkait.

  • Penulis: Sohibap
  • Editor: Aps

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPRD Bogor Sugara Gelar Sunatan Massal Modern di Momentum HUT ke-1 BARRA

    Anggota DPRD Bogor Sugara Gelar Sunatan Massal Modern di Momentum HUT ke-1 BARRA

    • calendar_month Ming, 28 Des 2025
    • account_circle Sohibap
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Rancabungur, BICARAKATA.COM – Barisan Relawan Sugara (BARRA) memperingati hari jadinya yang pertama dengan menggelar berbagai kegiatan sosial untuk masyarakat. Salah satu kegiatan utama adalah sunatan massal modern yang dilaksanakan di Posko Kang Sugara, Kampung Hulurawa RT 02/05, Desa Bantarsari, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, Minggu (28/12). ‎Kegiatan sosial tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Puluhan anak […]

  • Permudah Warga, Kecamatan Rancabungur Gelar Jemput Bola Perekaman KTP-EL

    Permudah Warga, Kecamatan Rancabungur Gelar Jemput Bola Perekaman KTP-EL

    • calendar_month Ming, 28 Sep 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 388
    • 0Komentar

    Permudah Warga, Kecamatan Rancabungur Gelar Jemput Bola Perekaman KTP-EL Rancabungur Bicarakata.com – Kecamatan Rancabungur berkomitmen penuh untuk meningkatkan pelayanan administrasi kependudukan bagi masyarakat. Salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut adalah pelaksanaan program jemput bola perekaman KTP elektronik (KTP-EL) yang secara konsisten dilakukan bekerja sama dengan UPT Disdukcapil Wilayah I Parung. Program jemput bola ini […]

  • Aksi Sosial Ramadan, PAC PP Rancabungur Bagikan Takjil dan Santunan Anak Yatim

    Aksi Sosial Ramadan, PAC PP Rancabungur Bagikan Takjil dan Santunan Anak Yatim

    • calendar_month Ming, 8 Mar 2026
    • account_circle Sohibap
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Rancabungur, Bicarakata.com -Dalam rangka mengisi kegiatan di bulan suci Ramadan dengan aksi sosial, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila (PP) Rancabungur menggelar kegiatan pembagian takjil kepada masyarakat serta santunan kepada anak yatim pada Minggu, 8 Maret 2026. Kegiatan yang berlangsung dengan penuh kebersamaan ini diikuti oleh jajaran pengurus dan anggota Pemuda Pancasila dari berbagai ranting […]

  • Pemuda Kampung Sukajadi Bersama RT dan RW Gelar Fogging Mandiri, Antisipasi Penyebaran DBD

    Pemuda Kampung Sukajadi Bersama RT dan RW Gelar Fogging Mandiri, Antisipasi Penyebaran DBD

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 341
    • 0Komentar

    Pemuda Kampung Sukajadi Bersama RT dan RW Gelar Fogging Mandiri, Antisipasi Penyebaran DBD RANCABUNGUR – Sabtu, 6 September 2025 Meningkatnya kasus Demam Berdarah (DBD) di Desa Mekarsari, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, belakangan ini menimbulkan keresahan warga. Di Kampung Sukajadi RT 04 RW 02, tercatat sudah empat warga yang positif DBD dalam sepekan terakhir, tiga di […]

  • Curhat Ibu Penerima BPNT di Rancabungur: Bantuan Rp600 Ribu, di potong Rp90 Ribu

    Curhat Ibu Penerima BPNT di Rancabungur: Bantuan Rp600 Ribu, di potong Rp90 Ribu

    • calendar_month Rab, 10 Sep 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 1.236
    • 0Komentar

    Curhat Ibu Penerima BPNT di Rancabungur: Bantuan Rp600 Ribu, di potong Rp90 Ribu   Rancabungur – Seorang ibu penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kecamatan Rancabungur mengeluhkan potongan yang dikenakan saat pencairan. Dari Rp600 ribu yang seharusnya ia terima, justru dipotong Rp90 ribu.   Di kutip dari Instagram Rancabungur Update, salah seorang ibu yang […]

  • Indahnya Berbagi! Pramuka Kwaran Rancabungur Gelar Aksi Bagi Takjil Ramadan

    Indahnya Berbagi! Pramuka Kwaran Rancabungur Gelar Aksi Bagi Takjil Ramadan

    • calendar_month Sel, 10 Mar 2026
    • account_circle Sohibap
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Rancabungur, Bicarakata.com – Kwartir Ranting (Kwaran) Rancabungur menggelar kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat di depan Kantor Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, pada Selasa (10/3/2026) menjelang waktu berbuka puasa. Kegiatan ini diikuti oleh para pengurus dan anggota Pramuka Kwaran Rancabungur sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan suci Ramadan. Puluhan paket takjil dibagikan kepada para pengguna jalan yang […]

expand_less