Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bogor » Dugaan Pelanggaran Upah dan BPJS, Pekerja Gondola di Bogor Tempuh Jalur Pengaduan

Dugaan Pelanggaran Upah dan BPJS, Pekerja Gondola di Bogor Tempuh Jalur Pengaduan

  • account_circle Sohibap
  • calendar_month Jum, 6 Mar 2026
  • visibility 126
  • comment 0 komentar

Bogor Bicarakata.Com– Seorang pekerja gondola di kawasan Vivo Mall Bogor melaporkan dugaan pelanggaran ketenagakerjaan yang dilakukan oleh perusahaan tempatnya bekerja kepada UPTD Pengawasan Ketenagakerjaan Wilayah I Bogor.


Pekerja tersebut diketahui bernama M. Fikri Dwi Januar, warga Kampung Moyan, Desa Bantar Jaya, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor. Ia bekerja sebagai petugas gondola sejak Desember 2024 hingga Februari 2026 di bawah perusahaan PT Dhimas Cahaya Wahyu Anugrah.

Dalam laporan pengaduan normatif ketenagakerjaan yang disampaikan, Fikri mengungkapkan bahwa selama masa kerjanya ia menerima upah yang diduga berada di bawah ketentuan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Bogor yang berlaku.
Berdasarkan rincian yang disampaikan dalam laporan, pada tahun 2025 UMK Kabupaten Bogor sebesar Rp4.877.211 per bulan. Namun upah yang diterima pekerja berkisar antara Rp1 juta hingga Rp2 juta per bulan. Akibatnya, terdapat total kekurangan upah tahun 2025 sebesar Rp36.162.755.
Sementara pada tahun 2026, dengan UMK Kabupaten Bogor sebesar Rp5.161.769, pekerja mengaku hanya menerima upah Rp1.473.692 per bulan pada Januari dan Februari 2026. Dari selisih tersebut, tercatat kekurangan upah sebesar Rp7.376.154.
Secara keseluruhan, total dugaan kekurangan upah yang dilaporkan mencapai Rp43.538.909.

Selain persoalan upah, laporan tersebut juga memuat dugaan pelanggaran terkait BPJS Ketenagakerjaan. Pekerja menyebut bahwa dirinya tidak didaftarkan sejak awal bekerja pada Desember 2024 dan baru didaftarkan pada Agustus 2025. Selain itu, terdapat kesalahan penulisan nama dalam data kepesertaan yang menyebabkan saldo Jaminan Hari Tua (JHT) sekitar Rp480.000 hingga saat ini belum dapat diklaim.
Tidak hanya itu, pekerja juga mengaku mengalami pemotongan upah sebesar Rp500.000 oleh perusahaan. Pemotongan tersebut disebut sebagai jaminan atas kehilangan alat pelindung diri (APD) K3 berupa body harness, namun dilakukan tanpa adanya kesepakatan tertulis maupun pembuktian resmi terkait tanggung jawab kehilangan.

Dalam pengaduannya, pekerja meminta pihak UPTD Pengawasan Ketenagakerjaan Wilayah I Bogor untuk melakukan pemeriksaan terhadap perusahaan, serta memerintahkan pembayaran seluruh kekurangan upah sesuai ketentuan UMK yang berlaku. Selain itu, pekerja juga meminta agar perusahaan mengembalikan sisa upah yang ditahan serta melunasi kewajiban iuran dan hak BPJS Ketenagakerjaan sejak awal masa kerja.

Kasus ini kini menunggu tindak lanjut dari pihak pengawas ketenagakerjaan untuk dilakukan klarifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut terhadap perusahaan terkait.

  • Penulis: Sohibap
  • Editor: Aps

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPRD Bogor Sugara Gelar Sunatan Massal Modern di Momentum HUT ke-1 BARRA

    Anggota DPRD Bogor Sugara Gelar Sunatan Massal Modern di Momentum HUT ke-1 BARRA

    • calendar_month Ming, 28 Des 2025
    • account_circle Sohibap
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Rancabungur, BICARAKATA.COM – Barisan Relawan Sugara (BARRA) memperingati hari jadinya yang pertama dengan menggelar berbagai kegiatan sosial untuk masyarakat. Salah satu kegiatan utama adalah sunatan massal modern yang dilaksanakan di Posko Kang Sugara, Kampung Hulurawa RT 02/05, Desa Bantarsari, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, Minggu (28/12). ‎Kegiatan sosial tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Puluhan anak […]

  • Curhat Ibu Penerima BPNT di Rancabungur: Bantuan Rp600 Ribu, di potong Rp90 Ribu

    Curhat Ibu Penerima BPNT di Rancabungur: Bantuan Rp600 Ribu, di potong Rp90 Ribu

    • calendar_month Rab, 10 Sep 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 1.203
    • 0Komentar

    Curhat Ibu Penerima BPNT di Rancabungur: Bantuan Rp600 Ribu, di potong Rp90 Ribu   Rancabungur – Seorang ibu penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kecamatan Rancabungur mengeluhkan potongan yang dikenakan saat pencairan. Dari Rp600 ribu yang seharusnya ia terima, justru dipotong Rp90 ribu.   Di kutip dari Instagram Rancabungur Update, salah seorang ibu yang […]

  • Pelajar di Rancabungur Dilaporkan Hilang, Keluarga Mohon Bantuan Warga

    Pelajar di Rancabungur Dilaporkan Hilang, Keluarga Mohon Bantuan Warga

    • calendar_month Sen, 8 Sep 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 469
    • 0Komentar

    Pelajar di Rancabungur Dilaporkan Hilang, Keluarga Mohon Bantuan Warga   Rancabungur – Seorang pelajar bernama Rosalimah (13 tahun), warga Kampung Sindangpala RT 002/004 Desa Mekarsari, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, dilaporkan hilang sejak Senin (1/9/2025) dini hari. Laporan kehilangan tersebut resmi dibuat oleh pihak keluarga di Polsek Rancabungur pada Jumat (5/9/2025).   Dalam laporan bernomor LP-OH/06/IX/2025/SPKT, […]

  • Bejat! Pria Paruh Baya di Rancabungur Diduga Rudapaksa Anak Tetangganya, Kini Diburu Polisi

    Bejat! Pria Paruh Baya di Rancabungur Diduga Rudapaksa Anak Tetangganya, Kini Diburu Polisi

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 390
    • 0Komentar

    Rancabungur, Bicarakata.com – Kasus rudapaksa terhadap anak di bawah umur kembali mengguncang warga Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor. Seorang pria paruh baya diduga melakukan aksi bejat terhadap anak pada 18 Agustus 2025 lalu. Peristiwa itu baru terungkap setelah keluarga korban melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Laporan tersebut kemudian menyebar luas dan viral di berbagai media […]

  • Dari Aksi Sosial ke Kepemimpinan: Haerudin ‘Bulux’ Siap Menahkodai DPK KNPI Rancabungur

    Dari Aksi Sosial ke Kepemimpinan: Haerudin ‘Bulux’ Siap Menahkodai DPK KNPI Rancabungur

    • calendar_month Jum, 10 Okt 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 273
    • 0Komentar

    RANCABUNGUR Bicarakata.com – Sosok muda bernama Haerudin, atau akrab disapa Bulux, kini mencuri perhatian publik di Kecamatan Rancabungur. Dengan kepedulian sosial yang tinggi dan semangat kebersamaan yang kuat, ia menjadi inspirasi bagi banyak pemuda di wilayahnya. Dikenal peduli dan dekat dengan masyarakat, sosok Bulux kini digadang-gadang jadi calon kuat Ketua DPK KNPI Kecamatan Rancabungur. Bagi […]

  • 45 Tahun Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor Layani 244.675 Pelanggan

    45 Tahun Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor Layani 244.675 Pelanggan

    • calendar_month Kam, 12 Mar 2026
    • account_circle Mugni
    • visibility 48
    • 0Komentar

        Bogor – Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 pada Jumat 6 Maret 2026 dengan penuh rasa syukur dan refleksi atas perjalanan panjang dalam melayani masyarakat Kabupaten Bogor.   Selama 45 tahun, perusahaan daerah ini terus berupaya meningkatkan kualitas layanan air minum sekaligus memperkuat perannya sebagai Badan […]

expand_less