Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bogor » Curhat Ibu Penerima BPNT di Rancabungur: Bantuan Rp600 Ribu, di potong Rp90 Ribu

Curhat Ibu Penerima BPNT di Rancabungur: Bantuan Rp600 Ribu, di potong Rp90 Ribu

  • account_circle Aps
  • calendar_month Rab, 10 Sep 2025
  • visibility 1.223
  • comment 0 komentar

Curhat Ibu Penerima BPNT di Rancabungur: Bantuan Rp600 Ribu, di potong Rp90 Ribu

 

Rancabungur – Seorang ibu penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kecamatan Rancabungur mengeluhkan potongan yang dikenakan saat pencairan. Dari Rp600 ribu yang seharusnya ia terima, justru dipotong Rp90 ribu.

 

Di kutip dari Instagram Rancabungur Update, salah seorang ibu yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaannya. Menurutnya, jumlah bantuan yang seharusnya utuh diterima selalu berkurang akibat potongan.

 

“Setiap ambil, selalu ada potongan. Katanya biaya admin, tapi kami sebagai masyarakat kecil merasa berat,” keluhnya dengan mata berkaca-kaca.

 

“Bantuan saya Rp600 ribu, tapi setelah diambil hanya dapat Rp510 ribu. Dipotong Rp10 ribu katanya untuk biaya gesek, lalu Rp80 ribu dipotong lagi tanpa ada penjelasan. Kami bingung, kenapa harus seperti ini,” ungkapnya dengan nada kecewa.

Menurutnya, potongan tersebut sangat memberatkan, karena bantuan itu diperuntukkan untuk membeli kebutuhan pokok sehari-hari. “Kalau dipotong begini, rasanya tidak adil. Uang itu sangat berarti buat makan keluarga,” tambahnya.

 

Fenomena ini menambah keresahan, terlebih di tengah kondisi ekonomi yang sulit. Masyarakat berharap agar pemerintah, khususnya Dinas Sosial dan pihak pendamping program, segera turun tangan melakukan pengawasan ketat. Transparansi dan keterbukaan informasi sangat dibutuhkan agar tidak ada lagi pemotongan yang merugikan warga penerima manfaat.

  • Penulis: Aps

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bertahun-tahun Lumpuh, Lansia di Kecamatan Rancabungur Hidup Tanpa KTP dan KK. Sulit Akses Layanan Kesehatan

    Bertahun-tahun Lumpuh, Lansia di Kecamatan Rancabungur Hidup Tanpa KTP dan KK. Sulit Akses Layanan Kesehatan

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 396
    • 0Komentar

    Bertahun-tahun Lumpuh, Lansia di Kecamatan Rancabungur Hidup Tanpa KTP dan KK. Sulit Akses Layanan Kesehatan   Rancabungur – Jumat, 12 September 2025 Seorang lansia bernama Emad Sanjaya, warga Kampung Sukajadi RT 01/02, Desa Mekarsari, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, hingga kini belum memiliki data kependudukan. Baik Kartu Tanda Penduduk (KTP) maupun Kartu Keluarga (KK) tak pernah […]

  • Alumni SMPN 1 Rancabungur Soroti Berbagai Polemik di Era Kepemimpinan Kepala Sekolah SK

    Alumni SMPN 1 Rancabungur Soroti Berbagai Polemik di Era Kepemimpinan Kepala Sekolah SK

    • calendar_month Sel, 12 Mei 2026
    • account_circle Sohibap
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Rancabungur Bicarakata.com — Munculnya berbagai pemberitaan negatif terkait SMPN 1 Rancabungur belakangan ini menjadi perhatian sejumlah alumni. Salah satunya datang dari Mohamad Raka, alumni yang mengaku prihatin terhadap kondisi almamater yang selama ini dikenal memiliki semangat kebersamaan dan prestasi di tengah masyarakat.   Menurut Raka, para alumni dahulu turut andil dalam membangun marwah sekolah melalui […]

  • Sugara Sigap! Warga Sukajadi Dapat Perhatian Langsung dari Anggota DPRD Bogor

    Sugara Sigap! Warga Sukajadi Dapat Perhatian Langsung dari Anggota DPRD Bogor

    • calendar_month Jum, 10 Okt 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Rancabungur, Bicarakata.com – Di tengah kehidupan modern yang terus melaju, masih ada cerita getir di pelosok Kabupaten Bogor. Di Kampung Sukajadi RT 02/RW 02, Desa Mekarsari, Kecamatan Rancabungur, berdiri sebuah rumah reyot berdinding bilik bambu yang nyaris roboh. Di rumah itulah keluarga Dedi berteduh bersama seorang anak balitanya — berjuang di antara dinginnya angin malam […]

  • Anggota DPRD Bogor Sugara Gelar Sunatan Massal Modern di Momentum HUT ke-1 BARRA

    Anggota DPRD Bogor Sugara Gelar Sunatan Massal Modern di Momentum HUT ke-1 BARRA

    • calendar_month Ming, 28 Des 2025
    • account_circle Sohibap
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Rancabungur, BICARAKATA.COM – Barisan Relawan Sugara (BARRA) memperingati hari jadinya yang pertama dengan menggelar berbagai kegiatan sosial untuk masyarakat. Salah satu kegiatan utama adalah sunatan massal modern yang dilaksanakan di Posko Kang Sugara, Kampung Hulurawa RT 02/05, Desa Bantarsari, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, Minggu (28/12). ‎Kegiatan sosial tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Puluhan anak […]

  • Sekdes Cimulang Umumkan Pengunduran Diri Lewat Video, Kades: Belum Ada Surat Resmi

    Sekdes Cimulang Umumkan Pengunduran Diri Lewat Video, Kades: Belum Ada Surat Resmi

    • calendar_month Sen, 6 Okt 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Sekdes Cimulang Umumkan Pengunduran Diri Lewat Video, Kades: Belum Ada Surat Resmi Rancabungur Bicarakata.com – Sebuah video berdurasi 1 menit 10 detik menampilkan seorang pria yang mengaku sebagai Sekretaris Desa (Sekdes) Cimulang, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan. Video tersebut beredar luas di media sosial dan menjadi perbincangan hangat warga pada Minggu […]

  • Dari Korban Jadi Terlapor? LBH Adhibrata Soroti Objektivitas Penanganan Kasus KRL

    Dari Korban Jadi Terlapor? LBH Adhibrata Soroti Objektivitas Penanganan Kasus KRL

    • calendar_month Rab, 18 Mar 2026
    • account_circle Sohibap
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Bogor, Bicarakata.com – Perkara dugaan pelecehan seksual di dalam Kereta Rel Listrik (KRL) rute Jakarta–Depok kini memasuki babak baru yang memicu perhatian publik. Pasalnya, korban dalam kasus tersebut justru dilaporkan balik, memunculkan kekhawatiran terkait perlindungan terhadap korban dan objektivitas penanganan hukum.Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Adhibrata yang mendampingi korban menegaskan bahwa seluruh langkah yang diambil merupakan […]

expand_less