Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bogor » Isu Penyelewengan Dana PIP di Sekolah Swasta Terjawab: Murni Miskomunikasi

Isu Penyelewengan Dana PIP di Sekolah Swasta Terjawab: Murni Miskomunikasi

  • account_circle Aps
  • calendar_month Sen, 22 Sep 2025
  • visibility 359
  • comment 0 komentar

Isu Penyelewengan Dana PIP di Sekolah Swasta Terjawab: Murni Miskomunikasi

 

Rancabungur, Bicarakata.com -Dugaan penyelewengan dana Program Indonesia Pintar (PIP) sempat mencuat di salah satu sekolah swasta. Pihak keluarga siswa mendatangi sekolah untuk meminta penjelasan karena merasa tidak pernah menerima dana bantuan pendidikan tersebut.

Dalam pertemuan itu, terungkap bahwa persoalan sebenarnya bukan penyelewengan, melainkan adanya miskomunikasi terkait mekanisme pencairan dana.

Bicarakata.com mediasi pihak keluarga dan sekolah

Pihak sekolah menyampaikan bahwa sebelumnya sudah ada pemberitahuan resmi kepada wali murid mengenai jadwal serta tata cara pengambilan dana PIP. Namun pada waktu itu, pihak keluarga tidak memberikan respon terhadap pemberitahuan tersebut.

“Sudah ada surat edaran dan pemberitahuan lewat grup, tapi mungkin tidak terbaca atau terlewat. Jadi dananya tetap ada, tidak disalahgunakan,” jelas perwakilan sekolah saat mediasi.

Selain itu, kondisi pandemi Covid-19 pada waktu itu turut memperburuk komunikasi antara pihak sekolah dan wali murid. Aktivitas tatap muka yang terbatas membuat proses penyampaian informasi tidak berjalan maksimal.

Pihak keluarga akhirnya memahami bahwa tidak ada penyelewengan yang terjadi. Mereka mengakui bahwa situasi pandemi dan keterbatasan komunikasi menyebabkan adanya salah paham.

“Kami merasa lega karena ternyata dananya memang aman. Hanya terjadi miskomunikasi. Ke depan semoga komunikasi bisa lebih lancar,” ujar salah satu anggota keluarga siswa.

Mediasi tersebut menghasilkan kesepakatan bersama bahwa dana PIP tetap dikelola sesuai aturan, dan pihak sekolah siap meningkatkan transparansi serta memperbaiki pola komunikasi dengan wali murid agar kejadian serupa tidak terulang.

  • Penulis: Aps

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bejat! Pria Paruh Baya di Rancabungur Diduga Rudapaksa Anak Tetangganya, Kini Diburu Polisi

    Bejat! Pria Paruh Baya di Rancabungur Diduga Rudapaksa Anak Tetangganya, Kini Diburu Polisi

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 402
    • 0Komentar

    Rancabungur, Bicarakata.com – Kasus rudapaksa terhadap anak di bawah umur kembali mengguncang warga Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor. Seorang pria paruh baya diduga melakukan aksi bejat terhadap anak pada 18 Agustus 2025 lalu. Peristiwa itu baru terungkap setelah keluarga korban melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Laporan tersebut kemudian menyebar luas dan viral di berbagai media […]

  • Alumni SMPN 1 Rancabungur Soroti Berbagai Polemik di Era Kepemimpinan Kepala Sekolah SK

    Alumni SMPN 1 Rancabungur Soroti Berbagai Polemik di Era Kepemimpinan Kepala Sekolah SK

    • calendar_month Sel, 12 Mei 2026
    • account_circle Sohibap
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Rancabungur Bicarakata.com — Munculnya berbagai pemberitaan negatif terkait SMPN 1 Rancabungur belakangan ini menjadi perhatian sejumlah alumni. Salah satunya datang dari Mohamad Raka, alumni yang mengaku prihatin terhadap kondisi almamater yang selama ini dikenal memiliki semangat kebersamaan dan prestasi di tengah masyarakat.   Menurut Raka, para alumni dahulu turut andil dalam membangun marwah sekolah melalui […]

  • Timnas Indonesia Tundukkan Chinese Taipei 6-0

    Timnas Indonesia Tundukkan Chinese Taipei 6-0

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 396
    • 0Komentar

    Timnas Indonesia Tundukkan Chinese Taipei 6-0 Surabaya, 5 September 2025 – Timnas Indonesia menghadirkan performa impresif dalam laga FIFA Matchday, memastikan kemenangan telak 6–0 atas Chinese Taipei di Stadion GBT, Surabaya . Gol pembuka di awali pada menit ke-4: Jordi Amat membuka keunggulan lewat sundulan kepala . Menit ke-23 atau 24: Gol bunuh diri dari […]

  • Kongkalikong Tercium di Muscam KNPI Rancabungur, Pemuda Mengamuk, Dana Hibah Dipertanyakan

    Kongkalikong Tercium di Muscam KNPI Rancabungur, Pemuda Mengamuk, Dana Hibah Dipertanyakan

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle Sohibap
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Ranca Bungur, Bicarakata.com– Musyawarah Kecamatan (Muscam) KNPI Rancabungur yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, Selasa (13/1/2026), berubah menjadi ajang keributan terbuka. Forum yang seharusnya menjadi ruang demokrasi pemuda justru dinilai sebagai skenario politik tertutup yang berujung chaos. Puluhan Organisasi Kepemudaan (OKP) meluapkan kemarahan setelah menilai proses pemilihan ketua telah dikondisikan sejak awal. […]

  • Program Jabar Caang hadir di desa. Rancabungur

    Program Jabar Caang hadir di desa. Rancabungur

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 398
    • 0Komentar

    Rancabungur, Bicarakata.com – Pemerintah Desa Rancabungur mengumumkan kabar gembira bagi warganya yang belum memiliki KWH listrik. Melalui Program Jabar Caang dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, warga berhak memperoleh pemasangan listrik gratis berdaya 900 VA lengkap dengan instalasi rumah (3 titik lampu dan 1 stop kontak). Hingga saat ini, sebanyak 28 warga Desa Rancabungur sudah tercatat […]

  • 13 Tahun Jalan Kp.Sukajadi Terlupakan, Warga: Pemerintah Tutup Mata?

    13 Tahun Jalan Kp.Sukajadi Terlupakan, Warga: Pemerintah Tutup Mata?

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 453
    • 0Komentar

    Rancabungur, Bicarakata.com -Lebih dari tiga belas tahun warga Kampung Sukajadi, Desa Mekarsari, Kecamatan Rancabungur, menanti janji pembangunan yang tak kunjung tiba. Jalan utama mereka, yang seharusnya menjadi urat nadi pergerakan ekonomi dan sosial warga, justru dibiarkan hancur, licin, dan membahayakan. Ironis, ketika pajak tetap ditarik tanpa kompromi, tetapi hak dasar berupa infrastruktur jalan justru diabaikan. […]

expand_less