Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Pascabanjir Cimulang, Pemkab Bogor Intensifkan Normalisasi Sungai Cibeuteung Sepanjang 1,6 Kilometer

Pascabanjir Cimulang, Pemkab Bogor Intensifkan Normalisasi Sungai Cibeuteung Sepanjang 1,6 Kilometer

  • account_circle plusrym@gmail.com
  • calendar_month Jum, 5 Sep 2025
  • visibility 284
  • comment 0 komentar

Peristiwa banjir yang melanda Desa Cimulang, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, pada Sabtu 9 Agustus 2025 lalu masih menyisakan dampak cukup besar bagi masyarakat. Berdasarkan catatan pemerintah desa, sebanyak 39 rumah warga terdampak, 12 di antaranya rusak parah. Tak kurang dari 929 jiwa dari 306 kepala keluarga (KK) menjadi korban akibat bencana tersebut.

Memasuki satu bulan pasca kejadian, pemerintah daerah bersama pemerintah desa serta masyarakat setempat fokus melakukan langkah penanganan sekaligus pencegahan agar musibah serupa tidak kembali terulang. Salah satu upaya nyata yang kini dilakukan adalah pengerukan Sungai Cibeuteung yang membentang di wilayah Desa Cimulang.

Kepala Desa Cimulang, Cecep Hidayat, menyampaikan bahwa pekerjaan pengerukan dimulai sejak 13 Agustus 2025, hanya beberapa hari setelah banjir melanda. Hingga 4 September 2025, aktivitas normalisasi masih terus berlangsung di lapangan.

“Alhamdulillah, di RW 03 mulai dari arah hulu sudah dilakukan pengerukan sepanjang 800 meter. Saat ini progres pengerjaan oleh Dinas PUPR tinggal sekitar 30 persen lagi untuk dirampungkan,” jelas Cecep, Kamis (4/9/2025).

Kepala Desa Cimulang Cecep hidayat dan perangkat RT RW

Cecep menambahkan, total panjang aliran sungai yang ditangani mencapai 1,6 kilometer. Pengerjaan saat ini masih difokuskan di bagian hilir. Ia berharap, setelah pengerukan selesai, potensi luapan air yang menyebabkan banjir dapat diminimalisir secara maksimal.

Dalam kesempatan tersebut, Cecep memberikan apresiasi kepada Bupati Bogor, Rudi Susmanto, yang telah memberikan perhatian khusus terhadap penanganan pascabanjir. Instruksi langsung dari bupati, kata Cecep, menjadi dasar Dinas PUPR bergerak cepat mengerahkan peralatan berat untuk normalisasi sungai.

“Atas nama pemerintah Desa Cimulang, kami menyampaikan terima kasih kepada Bupati Bogor atas perhatiannya, khususnya kepada Dinas PUPR yang sigap menindaklanjuti arahan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Kecamatan Rancabungur yang aktif mendorong koordinasi lintas dinas, serta para ketua RT, RW, hingga warga yang turut memfasilitasi jalannya pengerjaan.

“Kami juga sangat mengapresiasi warga yang dengan sukarela memberikan akses lahan maupun menebang pohon di sekitar aliran sungai agar proses pengerukan bisa berjalan tanpa hambatan. Ini bentuk gotong royong yang patut diapresiasi,” tambahnya.

Banjir yang melanda pada 9 Agustus 2025 disebabkan meluapnya Sungai Cibeuteung setelah diguyur hujan deras. Kondisi Setu Babakan yang ikut meluap memperparah situasi, sehingga air menggenangi permukiman dan merusak puluhan rumah warga.

Sejak saat itu, pemerintah menjadikan pengerukan sungai sebagai prioritas utama untuk memperlancar aliran air dan mencegah terulangnya banjir di kemudian hari.

Menurut Cecep, normalisasi tidak hanya menyasar satu titik, melainkan sepanjang aliran sungai yang melintasi beberapa RW. “Insya Allah dengan kerja sama semua pihak, pengerjaan ini bisa segera rampung. Yang terpenting aliran sungai lancar, sehingga warga tidak lagi khawatir saat hujan turun,” katanya.

Cecep menegaskan, pengerjaan ini bukan hanya tanggung jawab Dinas PUPR, tetapi juga hasil sinergi antara pemerintah desa, kecamatan, hingga masyarakat. Pemerintah desa berperan sebagai penghubung, sementara warga memberikan dukungan penuh dengan menyediakan akses bagi alat berat.

“Tanpa dukungan warga, mustahil kegiatan sebesar ini bisa berjalan lancar. Oleh karena itu kami sangat berterima kasih atas partisipasi seluruh pihak,” tegasnya.

Cecep menutup keterangannya dengan menegaskan bahwa kegiatan normalisasi sungai adalah bentuk komitmen pemerintah dalam mewujudkan Cimulang sebagai desa yang bebas banjir.

“Ini merupakan tanggung jawab pemerintah Kabupaten Bogor sekaligus komitmen bersama masyarakat Cimulang. Mudah-mudahan ke depan Cimulang benar-benar terbebas dari banjir,” tuturnya.

Ia juga berharap upaya tersebut tidak hanya dilakukan satu kali, melainkan berkesinambungan melalui program pemeliharaan rutin sungai. “Ke depan diperlukan pemeliharaan secara berkala agar aliran tetap terjaga dan warga tidak lagi was-was saat musim hujan,” pungkasnya.

  • Penulis: plusrym@gmail.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bahasa Kasar Aparatur Desa Cimulang Beredar, Publik Menanti Klarifikasi

    Bahasa Kasar Aparatur Desa Cimulang Beredar, Publik Menanti Klarifikasi

    • calendar_month Sel, 16 Des 2025
    • account_circle Sohibap
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Rancabungur, BICARAKATA.COM— Dugaan penggunaan bahasa kasar dan bernada merendahkan oleh salah satu oknum aparatur Desa Cimulang, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, memicu kegaduhan dan keresahan di tengah masyarakat. Konten berupa status WhatsApp, baik teks maupun pesan suara (voice note), kini berbuntut pada pendampingan hukum oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Adhibrata. LBH Adhibrata mendampingi Ketua Lembaga Pemberdayaan […]

  • Cetak Juara Sejati, SDN Rancabungur 01 Raih Posisi Kedua Cerdas Cermat PAI

    Cetak Juara Sejati, SDN Rancabungur 01 Raih Posisi Kedua Cerdas Cermat PAI

    • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
    • account_circle Sohibap
    • visibility 387
    • 0Komentar

    Rancabungur Bicarakata.com- Semangat dan kualitas siswa-siswi SDN Rancabungur 01 kembali terbukti. Dalam ajang Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat Sekolah Dasar se-Kecamatan Rancabungur, sekolah tersebut berhasil meraih Juara 2 pada cabang Lomba Cerdas Cermat. Kegiatan yang berlangsung pada 12 Februari 2026 ini dipusatkan di SDN Bantarkambing 03 dan SDN Bantarkambing 06, serta diikuti oleh perwakilan […]

  • Bupati Bogor Dukung Pembangunan Jembatan di Desa Cimulang

    Bupati Bogor Dukung Pembangunan Jembatan di Desa Cimulang

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 326
    • 0Komentar

    Rancabungur, Bicarakata.com – Jembatan Baru di Desa Cimulang, Bukti Komitmen Bupati Bogor Tingkatkan Infrastruktur.   Pemerintah Kabupaten Bogor terus mempertegas komitmennya dalam pemerataan pembangunan infrastruktur hingga ke pelosok desa. Salah satunya diwujudkan melalui pembangunan jembatan penghubung di Kampung Cimulang Ujung, RT 02 RW 08, Desa Cimulang, Kecamatan Rancabungur. Proyek pembangunan tersebut dibiayai melalui Dana Bantuan […]

  • Kongkalikong Tercium di Muscam KNPI Rancabungur, Pemuda Mengamuk, Dana Hibah Dipertanyakan

    Kongkalikong Tercium di Muscam KNPI Rancabungur, Pemuda Mengamuk, Dana Hibah Dipertanyakan

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle Sohibap
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Ranca Bungur, Bicarakata.com– Musyawarah Kecamatan (Muscam) KNPI Rancabungur yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, Selasa (13/1/2026), berubah menjadi ajang keributan terbuka. Forum yang seharusnya menjadi ruang demokrasi pemuda justru dinilai sebagai skenario politik tertutup yang berujung chaos. Puluhan Organisasi Kepemudaan (OKP) meluapkan kemarahan setelah menilai proses pemilihan ketua telah dikondisikan sejak awal. […]

  • Bertahun-tahun Lumpuh, Lansia di Kecamatan Rancabungur Hidup Tanpa KTP dan KK. Sulit Akses Layanan Kesehatan

    Bertahun-tahun Lumpuh, Lansia di Kecamatan Rancabungur Hidup Tanpa KTP dan KK. Sulit Akses Layanan Kesehatan

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 396
    • 0Komentar

    Bertahun-tahun Lumpuh, Lansia di Kecamatan Rancabungur Hidup Tanpa KTP dan KK. Sulit Akses Layanan Kesehatan   Rancabungur – Jumat, 12 September 2025 Seorang lansia bernama Emad Sanjaya, warga Kampung Sukajadi RT 01/02, Desa Mekarsari, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, hingga kini belum memiliki data kependudukan. Baik Kartu Tanda Penduduk (KTP) maupun Kartu Keluarga (KK) tak pernah […]

  • Dorong Digitalisasi Pramuka, Kwarran Rancabungur Ikuti Workshop KOMTI–PUSDATIN

    Dorong Digitalisasi Pramuka, Kwarran Rancabungur Ikuti Workshop KOMTI–PUSDATIN

    • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
    • account_circle Sohibap
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Rancabungur Bicarakata.com – Kwartir Ranting (Kwarran) Rancabungur mengikuti kegiatan Workshop Bidang Komunikasi dan Teknologi Informasi (KOMTI) serta Pusat Data dan Informasi (PUSDATIN) Wilayah II yang diikuti oleh perwakilan dari 11 kecamatan. ‎Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kecamatan Rumpin, bertempat di DMS Caffe, pada Kamis, 5 Februari 2025. ‎Adapun kecamatan yang hadir dalam kegiatan ini meliputi Kecamatan […]

expand_less