Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Pascabanjir Cimulang, Pemkab Bogor Intensifkan Normalisasi Sungai Cibeuteung Sepanjang 1,6 Kilometer

Pascabanjir Cimulang, Pemkab Bogor Intensifkan Normalisasi Sungai Cibeuteung Sepanjang 1,6 Kilometer

  • account_circle plusrym@gmail.com
  • calendar_month Jum, 5 Sep 2025
  • visibility 132
  • comment 0 komentar

Peristiwa banjir yang melanda Desa Cimulang, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, pada Sabtu 9 Agustus 2025 lalu masih menyisakan dampak cukup besar bagi masyarakat. Berdasarkan catatan pemerintah desa, sebanyak 39 rumah warga terdampak, 12 di antaranya rusak parah. Tak kurang dari 929 jiwa dari 306 kepala keluarga (KK) menjadi korban akibat bencana tersebut.

Memasuki satu bulan pasca kejadian, pemerintah daerah bersama pemerintah desa serta masyarakat setempat fokus melakukan langkah penanganan sekaligus pencegahan agar musibah serupa tidak kembali terulang. Salah satu upaya nyata yang kini dilakukan adalah pengerukan Sungai Cibeuteung yang membentang di wilayah Desa Cimulang.

Kepala Desa Cimulang, Cecep Hidayat, menyampaikan bahwa pekerjaan pengerukan dimulai sejak 13 Agustus 2025, hanya beberapa hari setelah banjir melanda. Hingga 4 September 2025, aktivitas normalisasi masih terus berlangsung di lapangan.

“Alhamdulillah, di RW 03 mulai dari arah hulu sudah dilakukan pengerukan sepanjang 800 meter. Saat ini progres pengerjaan oleh Dinas PUPR tinggal sekitar 30 persen lagi untuk dirampungkan,” jelas Cecep, Kamis (4/9/2025).

Kepala Desa Cimulang Cecep hidayat dan perangkat RT RW

Cecep menambahkan, total panjang aliran sungai yang ditangani mencapai 1,6 kilometer. Pengerjaan saat ini masih difokuskan di bagian hilir. Ia berharap, setelah pengerukan selesai, potensi luapan air yang menyebabkan banjir dapat diminimalisir secara maksimal.

Dalam kesempatan tersebut, Cecep memberikan apresiasi kepada Bupati Bogor, Rudi Susmanto, yang telah memberikan perhatian khusus terhadap penanganan pascabanjir. Instruksi langsung dari bupati, kata Cecep, menjadi dasar Dinas PUPR bergerak cepat mengerahkan peralatan berat untuk normalisasi sungai.

“Atas nama pemerintah Desa Cimulang, kami menyampaikan terima kasih kepada Bupati Bogor atas perhatiannya, khususnya kepada Dinas PUPR yang sigap menindaklanjuti arahan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Kecamatan Rancabungur yang aktif mendorong koordinasi lintas dinas, serta para ketua RT, RW, hingga warga yang turut memfasilitasi jalannya pengerjaan.

“Kami juga sangat mengapresiasi warga yang dengan sukarela memberikan akses lahan maupun menebang pohon di sekitar aliran sungai agar proses pengerukan bisa berjalan tanpa hambatan. Ini bentuk gotong royong yang patut diapresiasi,” tambahnya.

Banjir yang melanda pada 9 Agustus 2025 disebabkan meluapnya Sungai Cibeuteung setelah diguyur hujan deras. Kondisi Setu Babakan yang ikut meluap memperparah situasi, sehingga air menggenangi permukiman dan merusak puluhan rumah warga.

Sejak saat itu, pemerintah menjadikan pengerukan sungai sebagai prioritas utama untuk memperlancar aliran air dan mencegah terulangnya banjir di kemudian hari.

Menurut Cecep, normalisasi tidak hanya menyasar satu titik, melainkan sepanjang aliran sungai yang melintasi beberapa RW. “Insya Allah dengan kerja sama semua pihak, pengerjaan ini bisa segera rampung. Yang terpenting aliran sungai lancar, sehingga warga tidak lagi khawatir saat hujan turun,” katanya.

Cecep menegaskan, pengerjaan ini bukan hanya tanggung jawab Dinas PUPR, tetapi juga hasil sinergi antara pemerintah desa, kecamatan, hingga masyarakat. Pemerintah desa berperan sebagai penghubung, sementara warga memberikan dukungan penuh dengan menyediakan akses bagi alat berat.

“Tanpa dukungan warga, mustahil kegiatan sebesar ini bisa berjalan lancar. Oleh karena itu kami sangat berterima kasih atas partisipasi seluruh pihak,” tegasnya.

Cecep menutup keterangannya dengan menegaskan bahwa kegiatan normalisasi sungai adalah bentuk komitmen pemerintah dalam mewujudkan Cimulang sebagai desa yang bebas banjir.

“Ini merupakan tanggung jawab pemerintah Kabupaten Bogor sekaligus komitmen bersama masyarakat Cimulang. Mudah-mudahan ke depan Cimulang benar-benar terbebas dari banjir,” tuturnya.

Ia juga berharap upaya tersebut tidak hanya dilakukan satu kali, melainkan berkesinambungan melalui program pemeliharaan rutin sungai. “Ke depan diperlukan pemeliharaan secara berkala agar aliran tetap terjaga dan warga tidak lagi was-was saat musim hujan,” pungkasnya.

  • Penulis: plusrym@gmail.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Curhat Ibu Penerima BPNT di Rancabungur: Bantuan Rp600 Ribu, di potong Rp90 Ribu

    Curhat Ibu Penerima BPNT di Rancabungur: Bantuan Rp600 Ribu, di potong Rp90 Ribu

    • calendar_month Rab, 10 Sep 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 975
    • 0Komentar

    Curhat Ibu Penerima BPNT di Rancabungur: Bantuan Rp600 Ribu, di potong Rp90 Ribu   Rancabungur – Seorang ibu penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kecamatan Rancabungur mengeluhkan potongan yang dikenakan saat pencairan. Dari Rp600 ribu yang seharusnya ia terima, justru dipotong Rp90 ribu.   Di kutip dari Instagram Rancabungur Update, salah seorang ibu yang […]

  • Hari Jadi ke-20 Desa Cimulang Dirayakan Perdana, Tiga Hari Acara Berlangsung Meriah

    Hari Jadi ke-20 Desa Cimulang Dirayakan Perdana, Tiga Hari Acara Berlangsung Meriah

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 28
    • 0Komentar

    BICARAKATA.COM — Bogor. Untuk pertama kalinya sejak berdiri 20 tahun lalu, Desa Cimulang, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, menggelar peringatan Hari Jadi Desa. Perayaan yang berlangsung selama tiga hari berturut-turut di area Kantor Desa Cimulang, Kampung Ciheleut RT 02/02, itu sukses menyedot antusiasme warga dan berlangsung meriah. Kegiatan yang menjadi sejarah baru bagi Desa Cimulang ini […]

  • 13 Tahun Jalan Kp.Sukajadi Terlupakan, Warga: Pemerintah Tutup Mata?

    13 Tahun Jalan Kp.Sukajadi Terlupakan, Warga: Pemerintah Tutup Mata?

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Rancabungur, Bicarakata.com -Lebih dari tiga belas tahun warga Kampung Sukajadi, Desa Mekarsari, Kecamatan Rancabungur, menanti janji pembangunan yang tak kunjung tiba. Jalan utama mereka, yang seharusnya menjadi urat nadi pergerakan ekonomi dan sosial warga, justru dibiarkan hancur, licin, dan membahayakan. Ironis, ketika pajak tetap ditarik tanpa kompromi, tetapi hak dasar berupa infrastruktur jalan justru diabaikan. […]

  • Polsek dan Pemerintah Rancabungur Bangun Rumah untuk Ibu dengan Gangguan Kejiwaan Pengasuh Anak Disabilitas

    Polsek dan Pemerintah Rancabungur Bangun Rumah untuk Ibu dengan Gangguan Kejiwaan Pengasuh Anak Disabilitas

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Polsek dan Pemerintah Rancabungur Bangun Rumah untuk Ibu dengan Gangguan Kejiwaan Pengasuh Anak Disabilitas. Rancabungur – Sabtu 6 September 2025 Kepolisian Sektor (Polsek) Rancabungur menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat kurang mampu dengan ikut serta bersama-sama Pemerintah Kecamatan Rancabungur membangun rumah bagi Suheni dan Puroh, warga Kampung Sukajadi RT 01 / RW 02, Desa Mekarsari, Kecamatan Rancabungur. […]

  • Kader Solid, Semangat Tinggi! Pemuda Pancasila Rancabungur Siap Bergerak di Bawah Komando Anwar Sahdat

    Kader Solid, Semangat Tinggi! Pemuda Pancasila Rancabungur Siap Bergerak di Bawah Komando Anwar Sahdat

    • calendar_month Jum, 10 Okt 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Rancabungur Bicarakata.com – Rapat Pemilihan Pengurus (RPP) Organisasi Pemuda Pancasila (PP) Kecamatan Rancabungur berlangsung sukses tanpa hambatan. Kegiatan tersebut digelar di Kampung Warung Nangka, Desa Rancabungur, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, pada Kamis (9/10/2025). Acara tersebut dihadiri oleh jajaran Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Bogor, Ketua DPD KNPI Kabupaten Bogor Wahyu Caniago, serta sejumlah […]

  • Sugara Sigap! Warga Sukajadi Dapat Perhatian Langsung dari Anggota DPRD Bogor

    Sugara Sigap! Warga Sukajadi Dapat Perhatian Langsung dari Anggota DPRD Bogor

    • calendar_month Jum, 10 Okt 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Rancabungur, Bicarakata.com – Di tengah kehidupan modern yang terus melaju, masih ada cerita getir di pelosok Kabupaten Bogor. Di Kampung Sukajadi RT 02/RW 02, Desa Mekarsari, Kecamatan Rancabungur, berdiri sebuah rumah reyot berdinding bilik bambu yang nyaris roboh. Di rumah itulah keluarga Dedi berteduh bersama seorang anak balitanya — berjuang di antara dinginnya angin malam […]

expand_less