Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Pascabanjir Cimulang, Pemkab Bogor Intensifkan Normalisasi Sungai Cibeuteung Sepanjang 1,6 Kilometer

Pascabanjir Cimulang, Pemkab Bogor Intensifkan Normalisasi Sungai Cibeuteung Sepanjang 1,6 Kilometer

  • account_circle plusrym@gmail.com
  • calendar_month Jum, 5 Sep 2025
  • visibility 258
  • comment 0 komentar

Peristiwa banjir yang melanda Desa Cimulang, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, pada Sabtu 9 Agustus 2025 lalu masih menyisakan dampak cukup besar bagi masyarakat. Berdasarkan catatan pemerintah desa, sebanyak 39 rumah warga terdampak, 12 di antaranya rusak parah. Tak kurang dari 929 jiwa dari 306 kepala keluarga (KK) menjadi korban akibat bencana tersebut.

Memasuki satu bulan pasca kejadian, pemerintah daerah bersama pemerintah desa serta masyarakat setempat fokus melakukan langkah penanganan sekaligus pencegahan agar musibah serupa tidak kembali terulang. Salah satu upaya nyata yang kini dilakukan adalah pengerukan Sungai Cibeuteung yang membentang di wilayah Desa Cimulang.

Kepala Desa Cimulang, Cecep Hidayat, menyampaikan bahwa pekerjaan pengerukan dimulai sejak 13 Agustus 2025, hanya beberapa hari setelah banjir melanda. Hingga 4 September 2025, aktivitas normalisasi masih terus berlangsung di lapangan.

“Alhamdulillah, di RW 03 mulai dari arah hulu sudah dilakukan pengerukan sepanjang 800 meter. Saat ini progres pengerjaan oleh Dinas PUPR tinggal sekitar 30 persen lagi untuk dirampungkan,” jelas Cecep, Kamis (4/9/2025).

Kepala Desa Cimulang Cecep hidayat dan perangkat RT RW

Cecep menambahkan, total panjang aliran sungai yang ditangani mencapai 1,6 kilometer. Pengerjaan saat ini masih difokuskan di bagian hilir. Ia berharap, setelah pengerukan selesai, potensi luapan air yang menyebabkan banjir dapat diminimalisir secara maksimal.

Dalam kesempatan tersebut, Cecep memberikan apresiasi kepada Bupati Bogor, Rudi Susmanto, yang telah memberikan perhatian khusus terhadap penanganan pascabanjir. Instruksi langsung dari bupati, kata Cecep, menjadi dasar Dinas PUPR bergerak cepat mengerahkan peralatan berat untuk normalisasi sungai.

“Atas nama pemerintah Desa Cimulang, kami menyampaikan terima kasih kepada Bupati Bogor atas perhatiannya, khususnya kepada Dinas PUPR yang sigap menindaklanjuti arahan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Kecamatan Rancabungur yang aktif mendorong koordinasi lintas dinas, serta para ketua RT, RW, hingga warga yang turut memfasilitasi jalannya pengerjaan.

“Kami juga sangat mengapresiasi warga yang dengan sukarela memberikan akses lahan maupun menebang pohon di sekitar aliran sungai agar proses pengerukan bisa berjalan tanpa hambatan. Ini bentuk gotong royong yang patut diapresiasi,” tambahnya.

Banjir yang melanda pada 9 Agustus 2025 disebabkan meluapnya Sungai Cibeuteung setelah diguyur hujan deras. Kondisi Setu Babakan yang ikut meluap memperparah situasi, sehingga air menggenangi permukiman dan merusak puluhan rumah warga.

Sejak saat itu, pemerintah menjadikan pengerukan sungai sebagai prioritas utama untuk memperlancar aliran air dan mencegah terulangnya banjir di kemudian hari.

Menurut Cecep, normalisasi tidak hanya menyasar satu titik, melainkan sepanjang aliran sungai yang melintasi beberapa RW. “Insya Allah dengan kerja sama semua pihak, pengerjaan ini bisa segera rampung. Yang terpenting aliran sungai lancar, sehingga warga tidak lagi khawatir saat hujan turun,” katanya.

Cecep menegaskan, pengerjaan ini bukan hanya tanggung jawab Dinas PUPR, tetapi juga hasil sinergi antara pemerintah desa, kecamatan, hingga masyarakat. Pemerintah desa berperan sebagai penghubung, sementara warga memberikan dukungan penuh dengan menyediakan akses bagi alat berat.

“Tanpa dukungan warga, mustahil kegiatan sebesar ini bisa berjalan lancar. Oleh karena itu kami sangat berterima kasih atas partisipasi seluruh pihak,” tegasnya.

Cecep menutup keterangannya dengan menegaskan bahwa kegiatan normalisasi sungai adalah bentuk komitmen pemerintah dalam mewujudkan Cimulang sebagai desa yang bebas banjir.

“Ini merupakan tanggung jawab pemerintah Kabupaten Bogor sekaligus komitmen bersama masyarakat Cimulang. Mudah-mudahan ke depan Cimulang benar-benar terbebas dari banjir,” tuturnya.

Ia juga berharap upaya tersebut tidak hanya dilakukan satu kali, melainkan berkesinambungan melalui program pemeliharaan rutin sungai. “Ke depan diperlukan pemeliharaan secara berkala agar aliran tetap terjaga dan warga tidak lagi was-was saat musim hujan,” pungkasnya.

  • Penulis: plusrym@gmail.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bejat! Pria Paruh Baya di Rancabungur Diduga Rudapaksa Anak Tetangganya, Kini Diburu Polisi

    Bejat! Pria Paruh Baya di Rancabungur Diduga Rudapaksa Anak Tetangganya, Kini Diburu Polisi

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 380
    • 0Komentar

    Rancabungur, Bicarakata.com – Kasus rudapaksa terhadap anak di bawah umur kembali mengguncang warga Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor. Seorang pria paruh baya diduga melakukan aksi bejat terhadap anak pada 18 Agustus 2025 lalu. Peristiwa itu baru terungkap setelah keluarga korban melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Laporan tersebut kemudian menyebar luas dan viral di berbagai media […]

  • Dari Korban Jadi Terlapor? LBH Adhibrata Soroti Objektivitas Penanganan Kasus KRL

    Dari Korban Jadi Terlapor? LBH Adhibrata Soroti Objektivitas Penanganan Kasus KRL

    • calendar_month Rab, 18 Mar 2026
    • account_circle Sohibap
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Bogor, Bicarakata.com – Perkara dugaan pelecehan seksual di dalam Kereta Rel Listrik (KRL) rute Jakarta–Depok kini memasuki babak baru yang memicu perhatian publik. Pasalnya, korban dalam kasus tersebut justru dilaporkan balik, memunculkan kekhawatiran terkait perlindungan terhadap korban dan objektivitas penanganan hukum.Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Adhibrata yang mendampingi korban menegaskan bahwa seluruh langkah yang diambil merupakan […]

  • Isu Penyelewengan Dana PIP di Sekolah Swasta Terjawab: Murni Miskomunikasi

    Isu Penyelewengan Dana PIP di Sekolah Swasta Terjawab: Murni Miskomunikasi

    • calendar_month Sen, 22 Sep 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 312
    • 0Komentar

    Isu Penyelewengan Dana PIP di Sekolah Swasta Terjawab: Murni Miskomunikasi   Rancabungur, Bicarakata.com -Dugaan penyelewengan dana Program Indonesia Pintar (PIP) sempat mencuat di salah satu sekolah swasta. Pihak keluarga siswa mendatangi sekolah untuk meminta penjelasan karena merasa tidak pernah menerima dana bantuan pendidikan tersebut. Dalam pertemuan itu, terungkap bahwa persoalan sebenarnya bukan penyelewengan, melainkan adanya […]

  • Aksi Sosial Ramadan, PAC PP Rancabungur Bagikan Takjil dan Santunan Anak Yatim

    Aksi Sosial Ramadan, PAC PP Rancabungur Bagikan Takjil dan Santunan Anak Yatim

    • calendar_month Ming, 8 Mar 2026
    • account_circle Sohibap
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Rancabungur, Bicarakata.com -Dalam rangka mengisi kegiatan di bulan suci Ramadan dengan aksi sosial, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila (PP) Rancabungur menggelar kegiatan pembagian takjil kepada masyarakat serta santunan kepada anak yatim pada Minggu, 8 Maret 2026. Kegiatan yang berlangsung dengan penuh kebersamaan ini diikuti oleh jajaran pengurus dan anggota Pemuda Pancasila dari berbagai ranting […]

  • Curhat Ibu Penerima BPNT di Rancabungur: Bantuan Rp600 Ribu, di potong Rp90 Ribu

    Curhat Ibu Penerima BPNT di Rancabungur: Bantuan Rp600 Ribu, di potong Rp90 Ribu

    • calendar_month Rab, 10 Sep 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 1.186
    • 0Komentar

    Curhat Ibu Penerima BPNT di Rancabungur: Bantuan Rp600 Ribu, di potong Rp90 Ribu   Rancabungur – Seorang ibu penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kecamatan Rancabungur mengeluhkan potongan yang dikenakan saat pencairan. Dari Rp600 ribu yang seharusnya ia terima, justru dipotong Rp90 ribu.   Di kutip dari Instagram Rancabungur Update, salah seorang ibu yang […]

  • Kwarran Rancabungur Membuka Lomba Regu Penggalang Berprestasi di SMK Makarya 2 Bogor

    Kwarran Rancabungur Membuka Lomba Regu Penggalang Berprestasi di SMK Makarya 2 Bogor

    • calendar_month Sab, 14 Feb 2026
    • account_circle Sohibap
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Rancabungur, Bicarakata.com -Kwartir Ranting (Kwarran) Rancabungur menggelar Lomba Regu Penggalang Berprestasi pada Sabtu, 14 Februari 2026, bertempat di SMK Makarya 2 Bogor, Kabupaten Bogor. Kegiatan ini menjadi ajang pembinaan sekaligus kompetisi bagi anggota Pramuka tingkat Penggalang se-Kecamatan Rancabungur. Lomba Regu Penggalang Berprestasi ini diikuti oleh berbagai gugus depan dari SMP dan MTs yang berada di […]

expand_less