Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bogor » Ramai dugaan dapur Sppg Bantarjaya 01 mencuci bahan makanan di masjid

Ramai dugaan dapur Sppg Bantarjaya 01 mencuci bahan makanan di masjid

  • account_circle Sohibap
  • calendar_month Sel, 17 Mar 2026
  • visibility 86
  • comment 0 komentar

Rancabungur Bicarakata.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya membawa manfaat bagi masyarakat kini justru menuai sorotan tajam. Di Desa Bantajaya, Kecamatan Rancabungur, warga dibuat geram dengan dugaan aktivitas dapur SPPG Bantajaya 03 yang mencuci ayam di area masjid Pada selasa 17-Maret-2026.

Bagi warga, kejadian ini bukan sekadar kesalahan teknis, melainkan bentuk kelalaian serius yang mencederai nilai-nilai penghormatan terhadap tempat ibadah.

“Kalau masjid sudah dipakai untuk cuci ayam, ini bukan lagi soal program, tapi soal etika yang diabaikan,” ujar salah satu warga dengan nada tegas.

Kritik pun mengarah pada lemahnya pengawasan dan standar operasional di lapangan. Warga menilai, pelaksanaan program sebesar MBG seharusnya memiliki aturan yang jelas dan dijalankan dengan penuh tanggung jawab, bukan justru menimbulkan keresahan.

Lebih jauh, masyarakat mempertanyakan bagaimana proses pengelolaan dapur bisa sampai menggunakan area masjid untuk aktivitas pengolahan bahan makanan.

Hal ini dinilai menunjukkan kurangnya perencanaan dan kontrol dari pihak terkait.

“Programnya bagus, tapi kalau cara pelaksanaannya seperti ini, kepercayaan masyarakat bisa runtuh,” tambah warga lainnya.

Peristiwa ini dengan cepat menyebar dan menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Tidak sedikit yang menilai kejadian ini sebagai tamparan keras bagi pelaksanaan program pemerintah di tingkat bawah.

Warga pun mendesak adanya klarifikasi terbuka serta langkah evaluasi yang nyata, bukan sekadar formalitas. Mereka berharap ada tindakan tegas agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak pengelola dapur SPPG Bantajaya 03 maupun instansi terkait.

  • Penulis: Sohibap
  • Editor: Aps

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Strategi Tirta Kahuripan Meningkatkan Suplai Air di Tarikolot

    Strategi Tirta Kahuripan Meningkatkan Suplai Air di Tarikolot

    • calendar_month Sen, 20 Apr 2026
    • account_circle Mugni
    • visibility 42
    • 0Komentar

      Cibinong – Menindaklanjuti aduan pelanggan di wilayah Tarikolot yang disampaikan melalui lini pengaduan dan media sosial resmi, Tim Teknik Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor bergerak melakukan penelusuran serta penanganan terhadap gangguan distribusi air bersih.   Hasil monitoring dilapangan menunjukkan adanya penurunan tekanan air di sepanjang jalur distribusi Metro – Cibinong, yang berdampak […]

  • Sekdes Cimulang Umumkan Pengunduran Diri Lewat Video, Kades: Belum Ada Surat Resmi

    Sekdes Cimulang Umumkan Pengunduran Diri Lewat Video, Kades: Belum Ada Surat Resmi

    • calendar_month Sen, 6 Okt 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Sekdes Cimulang Umumkan Pengunduran Diri Lewat Video, Kades: Belum Ada Surat Resmi Rancabungur Bicarakata.com – Sebuah video berdurasi 1 menit 10 detik menampilkan seorang pria yang mengaku sebagai Sekretaris Desa (Sekdes) Cimulang, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan. Video tersebut beredar luas di media sosial dan menjadi perbincangan hangat warga pada Minggu […]

  • Dari DPO ke DPRD, Nama Litao Jadi Sorotan Nasional

    Dari DPO ke DPRD, Nama Litao Jadi Sorotan Nasional

    • calendar_month Rab, 10 Sep 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 436
    • 0Komentar

    Ramai di Media Sosial, Nama DPO Litao Dikabarkan Kini Jadi Anggota DPRD Wakatobi Bogor– Jagat media sosial tengah diramaikan dengan perbincangan mengenai seorang pria berinisial Litao yang disebut-sebut masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) di masa lalu, namun kini dilantik sebagai anggota DPRD Kabupaten Wakatobi. Tagar #Litao hingga #DPRDWakatobi menjadi perbincangan hangat di berbagai platform. […]

  • Di Tengah Gubuk Usang, Harapan Baru Muncul untuk Keluarga Dedi di Mekarsari

    Di Tengah Gubuk Usang, Harapan Baru Muncul untuk Keluarga Dedi di Mekarsari

    • calendar_month Ming, 12 Okt 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 341
    • 0Komentar

    Rancabungur, Bicarakata.com — Kisah pilu keluarga Dedi, warga Kampung Sukajadi RT 02/RW 01, Desa Mekarsari, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, akhirnya menggugah hati banyak pihak. Setelah viral di media sosial, rumah reyot berukuran 3 x 4 meter yang nyaris roboh itu kini mendapat perhatian luas — mulai dari DPRD Kabupaten Bogor, Pemerintah Kecamatan Rancabungur, Pemerintah Desa […]

  • Polsek dan Pemerintah Rancabungur Bangun Rumah untuk Ibu dengan Gangguan Kejiwaan Pengasuh Anak Disabilitas

    Polsek dan Pemerintah Rancabungur Bangun Rumah untuk Ibu dengan Gangguan Kejiwaan Pengasuh Anak Disabilitas

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 349
    • 0Komentar

    Polsek dan Pemerintah Rancabungur Bangun Rumah untuk Ibu dengan Gangguan Kejiwaan Pengasuh Anak Disabilitas. Rancabungur – Sabtu 6 September 2025 Kepolisian Sektor (Polsek) Rancabungur menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat kurang mampu dengan ikut serta bersama-sama Pemerintah Kecamatan Rancabungur membangun rumah bagi Suheni dan Puroh, warga Kampung Sukajadi RT 01 / RW 02, Desa Mekarsari, Kecamatan Rancabungur. […]

  • Kongkalikong Tercium di Muscam KNPI Rancabungur, Pemuda Mengamuk, Dana Hibah Dipertanyakan

    Kongkalikong Tercium di Muscam KNPI Rancabungur, Pemuda Mengamuk, Dana Hibah Dipertanyakan

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle Sohibap
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Ranca Bungur, Bicarakata.com– Musyawarah Kecamatan (Muscam) KNPI Rancabungur yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, Selasa (13/1/2026), berubah menjadi ajang keributan terbuka. Forum yang seharusnya menjadi ruang demokrasi pemuda justru dinilai sebagai skenario politik tertutup yang berujung chaos. Puluhan Organisasi Kepemudaan (OKP) meluapkan kemarahan setelah menilai proses pemilihan ketua telah dikondisikan sejak awal. […]

expand_less