Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bogor » 13 Tahun Jalan Kp.Sukajadi Terlupakan, Warga: Pemerintah Tutup Mata?

13 Tahun Jalan Kp.Sukajadi Terlupakan, Warga: Pemerintah Tutup Mata?

  • account_circle Aps
  • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
  • visibility 426
  • comment 0 komentar

Rancabungur, Bicarakata.com -Lebih dari tiga belas tahun warga Kampung Sukajadi, Desa Mekarsari, Kecamatan Rancabungur, menanti janji pembangunan yang tak kunjung tiba. Jalan utama mereka, yang seharusnya menjadi urat nadi pergerakan ekonomi dan sosial warga, justru dibiarkan hancur, licin, dan membahayakan.

Ironis, ketika pajak tetap ditarik tanpa kompromi, tetapi hak dasar berupa infrastruktur jalan justru diabaikan. Inilah potret telanjang ketidakadilan.

Lebih memprihatinkan lagi, pemerintah desa dan kecamatan seolah tuli terhadap suara rakyat. Pengajuan RT dan RW berkali-kali hanya berakhir sebagai arsip dingin di meja birokrasi. Yang dibangun justru jalan-jalan lain yang minim manfaat. Sementara jalan yang setiap hari dilalui rakyat, dibiarkan bak kubangan kerbau.

Seorang warga mengaku, akibat terpeleset di jalan tersebut, tulang kakinya sampai retak dan harus menjalani perawatan serius.

“Iya, jalan di lingkungan kami memang sangat rusak dan licin, apalagi kalau musim hujan. Suami saya aja sering jatuh kalau bawa motor. Bukan cuma suami saya, warga lain juga sering jatuh, bahkan ada yang sampai retak tulang kakinya,” ungkap salah seorang warga.

Apakah pemerintah desa benar-benar tidak tahu? Atau justru sengaja menutup mata? Jika iya, ini bukan lagi kelalaian, melainkan pengkhianatan terhadap amanat rakyat.

Warga tidak meminta jalan tol, mereka hanya meminta jalan yang layak untuk berjalan kaki, mengantar anak sekolah, membawa hasil tani, atau sekadar pulang dengan selamat tanpa jatuh terpeleset.

“Menurut kami ini sangat tidak adil. Jalan di daerah lain sudah bagus, bahkan jalan ke kuburan saja bagus, tapi di lingkungan kami jalannya masih tanah licin berlumpur. Padahal kami juga bayar pajak. Jalan cor semen yang ada pun hasil dari iuran warga, bukan dari pemerintah,” keluh warga lainnya.

Sudah saatnya pemerintah berhenti bermain pencitraan dengan pembangunan di tempat-tempat yang “mudah difoto” demi kepentingan politik. Rakyat membutuhkan bukti nyata, bukan sekadar janji.

  • Penulis: Aps
  • Editor: SohibAp

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Timnas Indonesia Tundukkan Chinese Taipei 6-0

    Timnas Indonesia Tundukkan Chinese Taipei 6-0

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 370
    • 0Komentar

    Timnas Indonesia Tundukkan Chinese Taipei 6-0 Surabaya, 5 September 2025 – Timnas Indonesia menghadirkan performa impresif dalam laga FIFA Matchday, memastikan kemenangan telak 6–0 atas Chinese Taipei di Stadion GBT, Surabaya . Gol pembuka di awali pada menit ke-4: Jordi Amat membuka keunggulan lewat sundulan kepala . Menit ke-23 atau 24: Gol bunuh diri dari […]

  • Pemuda Kampung Sukajadi Bersama RT dan RW Gelar Fogging Mandiri, Antisipasi Penyebaran DBD

    Pemuda Kampung Sukajadi Bersama RT dan RW Gelar Fogging Mandiri, Antisipasi Penyebaran DBD

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 316
    • 0Komentar

    Pemuda Kampung Sukajadi Bersama RT dan RW Gelar Fogging Mandiri, Antisipasi Penyebaran DBD RANCABUNGUR – Sabtu, 6 September 2025 Meningkatnya kasus Demam Berdarah (DBD) di Desa Mekarsari, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, belakangan ini menimbulkan keresahan warga. Di Kampung Sukajadi RT 04 RW 02, tercatat sudah empat warga yang positif DBD dalam sepekan terakhir, tiga di […]

  • Sugara Sigap! Warga Sukajadi Dapat Perhatian Langsung dari Anggota DPRD Bogor

    Sugara Sigap! Warga Sukajadi Dapat Perhatian Langsung dari Anggota DPRD Bogor

    • calendar_month Jum, 10 Okt 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Rancabungur, Bicarakata.com – Di tengah kehidupan modern yang terus melaju, masih ada cerita getir di pelosok Kabupaten Bogor. Di Kampung Sukajadi RT 02/RW 02, Desa Mekarsari, Kecamatan Rancabungur, berdiri sebuah rumah reyot berdinding bilik bambu yang nyaris roboh. Di rumah itulah keluarga Dedi berteduh bersama seorang anak balitanya — berjuang di antara dinginnya angin malam […]

  • Anggota DPRD Bogor Sugara Gelar Sunatan Massal Modern di Momentum HUT ke-1 BARRA

    Anggota DPRD Bogor Sugara Gelar Sunatan Massal Modern di Momentum HUT ke-1 BARRA

    • calendar_month Ming, 28 Des 2025
    • account_circle Sohibap
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Rancabungur, BICARAKATA.COM – Barisan Relawan Sugara (BARRA) memperingati hari jadinya yang pertama dengan menggelar berbagai kegiatan sosial untuk masyarakat. Salah satu kegiatan utama adalah sunatan massal modern yang dilaksanakan di Posko Kang Sugara, Kampung Hulurawa RT 02/05, Desa Bantarsari, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, Minggu (28/12). ‎Kegiatan sosial tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Puluhan anak […]

  • Di Tengah Gubuk Usang, Harapan Baru Muncul untuk Keluarga Dedi di Mekarsari

    Di Tengah Gubuk Usang, Harapan Baru Muncul untuk Keluarga Dedi di Mekarsari

    • calendar_month Ming, 12 Okt 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 328
    • 0Komentar

    Rancabungur, Bicarakata.com — Kisah pilu keluarga Dedi, warga Kampung Sukajadi RT 02/RW 01, Desa Mekarsari, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, akhirnya menggugah hati banyak pihak. Setelah viral di media sosial, rumah reyot berukuran 3 x 4 meter yang nyaris roboh itu kini mendapat perhatian luas — mulai dari DPRD Kabupaten Bogor, Pemerintah Kecamatan Rancabungur, Pemerintah Desa […]

  • Rakerda KNPI Kota Bogor, Pemuda Tani Angkat Isu Kebijakan dan Pangan Mandiri

    Rakerda KNPI Kota Bogor, Pemuda Tani Angkat Isu Kebijakan dan Pangan Mandiri

    • calendar_month Kam, 23 Apr 2026
    • account_circle Sohibap
    • visibility 45
    • 0Komentar

    BOGOR. Bicarakata.com –Dewan Pengurus Cabang (DPC) Pemuda Tani Indonesia Kota Bogor menyampaikan dua rekomendasi strategis dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD KNPI Kota Bogor yang digelar pada (Kamis.23-April-2026). Usulan tersebut menjadi bentuk kontribusi pemikiran dalam mendorong kemajuan pemuda, khususnya di bidang pembangunan dan ketahanan pangan. Dalam forum tersebut, Sekretaris DPC Pemuda Tani Kota Bogor menegaskan […]

expand_less