Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bogor » 13 Tahun Jalan Kp.Sukajadi Terlupakan, Warga: Pemerintah Tutup Mata?

13 Tahun Jalan Kp.Sukajadi Terlupakan, Warga: Pemerintah Tutup Mata?

  • account_circle Aps
  • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
  • visibility 382
  • comment 0 komentar

Rancabungur, Bicarakata.com -Lebih dari tiga belas tahun warga Kampung Sukajadi, Desa Mekarsari, Kecamatan Rancabungur, menanti janji pembangunan yang tak kunjung tiba. Jalan utama mereka, yang seharusnya menjadi urat nadi pergerakan ekonomi dan sosial warga, justru dibiarkan hancur, licin, dan membahayakan.

Ironis, ketika pajak tetap ditarik tanpa kompromi, tetapi hak dasar berupa infrastruktur jalan justru diabaikan. Inilah potret telanjang ketidakadilan.

Lebih memprihatinkan lagi, pemerintah desa dan kecamatan seolah tuli terhadap suara rakyat. Pengajuan RT dan RW berkali-kali hanya berakhir sebagai arsip dingin di meja birokrasi. Yang dibangun justru jalan-jalan lain yang minim manfaat. Sementara jalan yang setiap hari dilalui rakyat, dibiarkan bak kubangan kerbau.

Seorang warga mengaku, akibat terpeleset di jalan tersebut, tulang kakinya sampai retak dan harus menjalani perawatan serius.

“Iya, jalan di lingkungan kami memang sangat rusak dan licin, apalagi kalau musim hujan. Suami saya aja sering jatuh kalau bawa motor. Bukan cuma suami saya, warga lain juga sering jatuh, bahkan ada yang sampai retak tulang kakinya,” ungkap salah seorang warga.

Apakah pemerintah desa benar-benar tidak tahu? Atau justru sengaja menutup mata? Jika iya, ini bukan lagi kelalaian, melainkan pengkhianatan terhadap amanat rakyat.

Warga tidak meminta jalan tol, mereka hanya meminta jalan yang layak untuk berjalan kaki, mengantar anak sekolah, membawa hasil tani, atau sekadar pulang dengan selamat tanpa jatuh terpeleset.

“Menurut kami ini sangat tidak adil. Jalan di daerah lain sudah bagus, bahkan jalan ke kuburan saja bagus, tapi di lingkungan kami jalannya masih tanah licin berlumpur. Padahal kami juga bayar pajak. Jalan cor semen yang ada pun hasil dari iuran warga, bukan dari pemerintah,” keluh warga lainnya.

Sudah saatnya pemerintah berhenti bermain pencitraan dengan pembangunan di tempat-tempat yang “mudah difoto” demi kepentingan politik. Rakyat membutuhkan bukti nyata, bukan sekadar janji.

  • Penulis: Aps
  • Editor: SohibAp

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ramai dugaan dapur Sppg Bantarjaya 01 mencuci bahan makanan di masjid

    Ramai dugaan dapur Sppg Bantarjaya 01 mencuci bahan makanan di masjid

    • calendar_month Sel, 17 Mar 2026
    • account_circle Sohibap
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Rancabungur Bicarakata.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya membawa manfaat bagi masyarakat kini justru menuai sorotan tajam. Di Desa Bantajaya, Kecamatan Rancabungur, warga dibuat geram dengan dugaan aktivitas dapur SPPG Bantajaya 03 yang mencuci ayam di area masjid Pada selasa 17-Maret-2026. Bagi warga, kejadian ini bukan sekadar kesalahan teknis, melainkan bentuk kelalaian serius […]

  • Isu Penyelewengan Dana PIP di Sekolah Swasta Terjawab: Murni Miskomunikasi

    Isu Penyelewengan Dana PIP di Sekolah Swasta Terjawab: Murni Miskomunikasi

    • calendar_month Sen, 22 Sep 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 287
    • 0Komentar

    Isu Penyelewengan Dana PIP di Sekolah Swasta Terjawab: Murni Miskomunikasi   Rancabungur, Bicarakata.com -Dugaan penyelewengan dana Program Indonesia Pintar (PIP) sempat mencuat di salah satu sekolah swasta. Pihak keluarga siswa mendatangi sekolah untuk meminta penjelasan karena merasa tidak pernah menerima dana bantuan pendidikan tersebut. Dalam pertemuan itu, terungkap bahwa persoalan sebenarnya bukan penyelewengan, melainkan adanya […]

  • Dorong Digitalisasi Pramuka, Kwarran Rancabungur Ikuti Workshop KOMTI–PUSDATIN

    Dorong Digitalisasi Pramuka, Kwarran Rancabungur Ikuti Workshop KOMTI–PUSDATIN

    • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
    • account_circle Sohibap
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Rancabungur Bicarakata.com – Kwartir Ranting (Kwarran) Rancabungur mengikuti kegiatan Workshop Bidang Komunikasi dan Teknologi Informasi (KOMTI) serta Pusat Data dan Informasi (PUSDATIN) Wilayah II yang diikuti oleh perwakilan dari 11 kecamatan. ‎Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kecamatan Rumpin, bertempat di DMS Caffe, pada Kamis, 5 Februari 2025. ‎Adapun kecamatan yang hadir dalam kegiatan ini meliputi Kecamatan […]

  • Pendataan Infrastruktur Jadi Langkah Awal Penyusunan RKPDesa Rancabungur 2026

    Pendataan Infrastruktur Jadi Langkah Awal Penyusunan RKPDesa Rancabungur 2026

    • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Rancabungur, Bicarakata.com – Pemerintah Desa Rancabungur mulai melaksanakan kegiatan pendataan infrastruktur sebagai langkah awal penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDesa) Tahun Anggaran 2026. Pendataan ini dilakukan secara menyeluruh dengan menyasar berbagai wilayah, salah satunya RT 01 RW 09. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari perencanaan pembangunan desa. Data yang dihimpun nantinya akan digunakan sebagai acuan […]

  • Permudah Warga, Kecamatan Rancabungur Gelar Jemput Bola Perekaman KTP-EL

    Permudah Warga, Kecamatan Rancabungur Gelar Jemput Bola Perekaman KTP-EL

    • calendar_month Ming, 28 Sep 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 291
    • 0Komentar

    Permudah Warga, Kecamatan Rancabungur Gelar Jemput Bola Perekaman KTP-EL Rancabungur Bicarakata.com – Kecamatan Rancabungur berkomitmen penuh untuk meningkatkan pelayanan administrasi kependudukan bagi masyarakat. Salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut adalah pelaksanaan program jemput bola perekaman KTP elektronik (KTP-EL) yang secara konsisten dilakukan bekerja sama dengan UPT Disdukcapil Wilayah I Parung. Program jemput bola ini […]

  • Pascabanjir Cimulang, Pemkab Bogor Intensifkan Normalisasi Sungai Cibeuteung Sepanjang 1,6 Kilometer

    Pascabanjir Cimulang, Pemkab Bogor Intensifkan Normalisasi Sungai Cibeuteung Sepanjang 1,6 Kilometer

    • calendar_month Jum, 5 Sep 2025
    • account_circle plusrym@gmail.com
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Peristiwa banjir yang melanda Desa Cimulang, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, pada Sabtu 9 Agustus 2025 lalu masih menyisakan dampak cukup besar bagi masyarakat. Berdasarkan catatan pemerintah desa, sebanyak 39 rumah warga terdampak, 12 di antaranya rusak parah. Tak kurang dari 929 jiwa dari 306 kepala keluarga (KK) menjadi korban akibat bencana tersebut. Memasuki satu bulan […]

expand_less