Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bogor » Warga Mekarsari Jadi Korban Begal di Ciampea, Istri Alami Luka Serius

Warga Mekarsari Jadi Korban Begal di Ciampea, Istri Alami Luka Serius

  • account_circle Aps
  • calendar_month Jum, 19 Sep 2025
  • visibility 416
  • comment 0 komentar

Rancabungur, Bicarakata.com – Aksi kriminal jalanan kembali meresahkan warga. Seorang warga Desa Mekarsari, Kecamatan Rancabungur, menjadi korban begal di Jembatan Ciampea, perbatasan Kecamatan Rancabungur, pada Jumat (19/9/2025) dini hari sekitar pukul 03.30 WIB.

Korban bernama Urmat, bersama sang istri Maimunah, saat itu tengah dalam perjalanan menuju Pasar Ciampea untuk berbelanja kebutuhan berdagang sehari-hari. Mereka berboncengan menggunakan sepeda motor. Namun, nahas, pasangan suami istri tersebut justru menjadi target pembegalan.

Menurut penuturan Urmat, sebelum kejadian ia sempat melihat seorang pria berdiri di pinggir jalan sambil memegang tongkat. “Saya kira hanya orang biasa, tapi pas sudah dekat, dia malah langsung menyerang dengan samurai,” ujarnya.

Sabetan senjata tajam itu mengenai istrinya, Maimunah, yang duduk di boncengan. Akibatnya, Maimunah mengalami luka serius dan harus mendapatkan perawatan medis dengan total 20 jahitan.

Pelaku yang belum diketahui identitasnya disebut memiliki ciri-ciri berpostur tubuh tinggi. Diduga, pelaku memang sudah menunggu calon korban di lokasi kejadian.

Aksi pembegalan ini membuat warga resah. Mereka berharap pihak kepolisian segera menindaklanjuti kasus tersebut agar pelaku bisa segera ditangkap. “Kami khawatir, jalan itu memang sepi kalau dini hari. Semoga pelakunya cepat tertangkap,” kata salah seorang warga.

Ketua RW 01 RT 02, Sopian Hadi (Menyeng), membenarkan bahwa warganya menjadi korban begal. “Alhamdulillah warga saya masih selamat, meskipun istrinya mengalami luka cukup serius. Korban juga belum membuat laporan resmi ke pihak berwajib,” ujarnya.

Ia pun memberikan apresiasi kepada Kapolsek Rancabungur yang telah hadir langsung ke rumah korban untuk melihat kondisi korban dan memberikan perhatian.

  • Penulis: Aps

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sugara Sigap! Warga Sukajadi Dapat Perhatian Langsung dari Anggota DPRD Bogor

    Sugara Sigap! Warga Sukajadi Dapat Perhatian Langsung dari Anggota DPRD Bogor

    • calendar_month Jum, 10 Okt 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 302
    • 0Komentar

    Rancabungur, Bicarakata.com – Di tengah kehidupan modern yang terus melaju, masih ada cerita getir di pelosok Kabupaten Bogor. Di Kampung Sukajadi RT 02/RW 02, Desa Mekarsari, Kecamatan Rancabungur, berdiri sebuah rumah reyot berdinding bilik bambu yang nyaris roboh. Di rumah itulah keluarga Dedi berteduh bersama seorang anak balitanya — berjuang di antara dinginnya angin malam […]

  • Aksi Sosial Ramadan, PAC PP Rancabungur Bagikan Takjil dan Santunan Anak Yatim

    Aksi Sosial Ramadan, PAC PP Rancabungur Bagikan Takjil dan Santunan Anak Yatim

    • calendar_month Ming, 8 Mar 2026
    • account_circle Sohibap
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Rancabungur, Bicarakata.com -Dalam rangka mengisi kegiatan di bulan suci Ramadan dengan aksi sosial, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila (PP) Rancabungur menggelar kegiatan pembagian takjil kepada masyarakat serta santunan kepada anak yatim pada Minggu, 8 Maret 2026. Kegiatan yang berlangsung dengan penuh kebersamaan ini diikuti oleh jajaran pengurus dan anggota Pemuda Pancasila dari berbagai ranting […]

  • Kwarran Rancabungur Membuka Lomba Regu Penggalang Berprestasi di SMK Makarya 2 Bogor

    Kwarran Rancabungur Membuka Lomba Regu Penggalang Berprestasi di SMK Makarya 2 Bogor

    • calendar_month Sab, 14 Feb 2026
    • account_circle Sohibap
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Rancabungur, Bicarakata.com -Kwartir Ranting (Kwarran) Rancabungur menggelar Lomba Regu Penggalang Berprestasi pada Sabtu, 14 Februari 2026, bertempat di SMK Makarya 2 Bogor, Kabupaten Bogor. Kegiatan ini menjadi ajang pembinaan sekaligus kompetisi bagi anggota Pramuka tingkat Penggalang se-Kecamatan Rancabungur. Lomba Regu Penggalang Berprestasi ini diikuti oleh berbagai gugus depan dari SMP dan MTs yang berada di […]

  • Dari Aksi Sosial ke Kepemimpinan: Haerudin ‘Bulux’ Siap Menahkodai DPK KNPI Rancabungur

    Dari Aksi Sosial ke Kepemimpinan: Haerudin ‘Bulux’ Siap Menahkodai DPK KNPI Rancabungur

    • calendar_month Jum, 10 Okt 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 301
    • 0Komentar

    RANCABUNGUR Bicarakata.com – Sosok muda bernama Haerudin, atau akrab disapa Bulux, kini mencuri perhatian publik di Kecamatan Rancabungur. Dengan kepedulian sosial yang tinggi dan semangat kebersamaan yang kuat, ia menjadi inspirasi bagi banyak pemuda di wilayahnya. Dikenal peduli dan dekat dengan masyarakat, sosok Bulux kini digadang-gadang jadi calon kuat Ketua DPK KNPI Kecamatan Rancabungur. Bagi […]

  • Program Jabar Caang hadir di desa. Rancabungur

    Program Jabar Caang hadir di desa. Rancabungur

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 424
    • 0Komentar

    Rancabungur, Bicarakata.com – Pemerintah Desa Rancabungur mengumumkan kabar gembira bagi warganya yang belum memiliki KWH listrik. Melalui Program Jabar Caang dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, warga berhak memperoleh pemasangan listrik gratis berdaya 900 VA lengkap dengan instalasi rumah (3 titik lampu dan 1 stop kontak). Hingga saat ini, sebanyak 28 warga Desa Rancabungur sudah tercatat […]

  • Kongkalikong Tercium di Muscam KNPI Rancabungur, Pemuda Mengamuk, Dana Hibah Dipertanyakan

    Kongkalikong Tercium di Muscam KNPI Rancabungur, Pemuda Mengamuk, Dana Hibah Dipertanyakan

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle Sohibap
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Ranca Bungur, Bicarakata.com– Musyawarah Kecamatan (Muscam) KNPI Rancabungur yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, Selasa (13/1/2026), berubah menjadi ajang keributan terbuka. Forum yang seharusnya menjadi ruang demokrasi pemuda justru dinilai sebagai skenario politik tertutup yang berujung chaos. Puluhan Organisasi Kepemudaan (OKP) meluapkan kemarahan setelah menilai proses pemilihan ketua telah dikondisikan sejak awal. […]

expand_less