Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bogor » Pendataan Infrastruktur Jadi Langkah Awal Penyusunan RKPDesa Rancabungur 2026

Pendataan Infrastruktur Jadi Langkah Awal Penyusunan RKPDesa Rancabungur 2026

  • account_circle Aps
  • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
  • visibility 207
  • comment 0 komentar

Rancabungur, Bicarakata.com – Pemerintah Desa Rancabungur mulai melaksanakan kegiatan pendataan infrastruktur sebagai langkah awal penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDesa) Tahun Anggaran 2026. Pendataan ini dilakukan secara menyeluruh dengan menyasar berbagai wilayah, salah satunya RT 01 RW 09.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dari perencanaan pembangunan desa. Data yang dihimpun nantinya akan digunakan sebagai acuan dalam menentukan prioritas pembangunan, baik di bidang jalan lingkungan, drainase, sarana air bersih, maupun fasilitas umum lain yang mendukung aktivitas warga.

Suparman, Ketua RT 01 RW 09, menyambut baik langkah pemerintah desa ini. Menurutnya, pendataan infrastruktur sangat penting agar program pembangunan bisa tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Semoga apa yang sudah direncanakan bisa segera terealisasi, terutama pembangunan infrastruktur yang benar-benar dibutuhkan warga di lapangan,” ungkap Suparman.

Ia juga menekankan, masyarakat berharap agar usulan yang telah disampaikan tidak berhenti hanya di atas kertas, tetapi benar-benar diwujudkan dalam bentuk pembangunan nyata. “Kami warga siap mendukung program desa, asalkan manfaatnya bisa dirasakan langsung,” tambahnya.

Pendataan ini sekaligus menjadi upaya pemerintah desa untuk memastikan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Rancabungur.

Selain infrastruktur fisik, pendataan juga mencakup sarana pendukung lainnya, termasuk fasilitas pelayanan masyarakat. Hal ini diharapkan dapat mempercepat proses pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga desa.

Dengan adanya langkah awal ini, masyarakat berharap RKPDesa 2026 benar-benar membawa perubahan yang nyata. Pendataan yang akurat diyakini akan membantu desa dalam mengalokasikan anggaran secara tepat, transparan, dan berkeadilan.

  • Penulis: Aps

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bejat! Pria Paruh Baya di Rancabungur Diduga Rudapaksa Anak Tetangganya, Kini Diburu Polisi

    Bejat! Pria Paruh Baya di Rancabungur Diduga Rudapaksa Anak Tetangganya, Kini Diburu Polisi

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 399
    • 0Komentar

    Rancabungur, Bicarakata.com – Kasus rudapaksa terhadap anak di bawah umur kembali mengguncang warga Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor. Seorang pria paruh baya diduga melakukan aksi bejat terhadap anak pada 18 Agustus 2025 lalu. Peristiwa itu baru terungkap setelah keluarga korban melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Laporan tersebut kemudian menyebar luas dan viral di berbagai media […]

  • Anak Hilang di Rancabungur Berhasil Ditemukan Berkat Gerak Cepat Polsek Rancabungur

    Anak Hilang di Rancabungur Berhasil Ditemukan Berkat Gerak Cepat Polsek Rancabungur

    • calendar_month Ming, 14 Sep 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 598
    • 0Komentar

    RANCABUNGUR – 14 September 2025 Polsek Rancabungur berhasil mengungkap kasus hilangnya seorang anak berusia 14 tahun yang dilaporkan keluarga sejak 5 September 2025. Berdasarkan hasil penyelidikan, anak tersebut diketahui sempat berada di Jakarta, tepatnya di kawasan Sawah Besar, sebelum akhirnya ditemukan di daerah Gunung Batu. Dari keterangan yang dihimpun, anak tersebut dijemput oleh seseorang yang […]

  • Warga Pertanyakan Izin Lingkungan Penangkaran Burung Di Rancabungur.

    Warga Pertanyakan Izin Lingkungan Penangkaran Burung Di Rancabungur.

    • calendar_month Jum, 26 Sep 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 347
    • 0Komentar

    Warga Pertanyakan Izin Lingkungan Penangkaran Burung Di Rancabungur. Rancabungur, Bicarakata.com – Pembangunan penangkaran burung di Kampung Warung Nangka, RT 05 RW 08, Desa Rancabungur, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, menuai polemik di tengah masyarakat sekitar. Sejumlah warga yang rumahnya berdekatan dengan pagar pembatas kawasan proyek mengaku tidak pernah menandatangani izin lingkungan. Padahal, izin tersebut merupakan salah […]

  • Sambut HJB ke-544, Tirta Kahuripan Hadirkan Promo Spesial Sambungan Baru

    Sambut HJB ke-544, Tirta Kahuripan Hadirkan Promo Spesial Sambungan Baru

    • calendar_month Kam, 14 Mei 2026
    • account_circle Mugni
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Cibinong – Sebagai wujud memeriahkan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 Tahun, Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor menghadirkan program promo spesial sambungan baru bagi masyarakat Kabupaten Bogor. Melalui program tersebut, calon pelanggan dapat menikmati pemasangan sambungan baru dengan harga khusus hanya Rp. 544.000,- dari harga normal Rp. 1.600.000,-. Promo ini berlaku mulai tanggal 10 […]

  • 5.000 Personel Gabungan Disiagakan untuk Operasi Ketupat Lodaya 2026 

    5.000 Personel Gabungan Disiagakan untuk Operasi Ketupat Lodaya 2026 

    • calendar_month Kam, 12 Mar 2026
    • account_circle Mugni
    • visibility 50
    • 0Komentar

      Bogor – Polres Bogor dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melakukan apel personel untuk operasi Ketupat Lodaya 2026 yang akan dimulai 13 Maret 2026 esok hari.   “Operasi Ketupat Lodaya 2026 akan dilaksanakan mulai tanggal 13 Maret hingga 25 Maret 2026,” kata Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto, Kamis 12 Maret 2026.   Ia menjelaskan, ada […]

  • Kongkalikong Tercium di Muscam KNPI Rancabungur, Pemuda Mengamuk, Dana Hibah Dipertanyakan

    Kongkalikong Tercium di Muscam KNPI Rancabungur, Pemuda Mengamuk, Dana Hibah Dipertanyakan

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle Sohibap
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Ranca Bungur, Bicarakata.com– Musyawarah Kecamatan (Muscam) KNPI Rancabungur yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, Selasa (13/1/2026), berubah menjadi ajang keributan terbuka. Forum yang seharusnya menjadi ruang demokrasi pemuda justru dinilai sebagai skenario politik tertutup yang berujung chaos. Puluhan Organisasi Kepemudaan (OKP) meluapkan kemarahan setelah menilai proses pemilihan ketua telah dikondisikan sejak awal. […]

expand_less