Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Pemuda Kampung Sukajadi Bersama RT dan RW Gelar Fogging Mandiri, Antisipasi Penyebaran DBD

Pemuda Kampung Sukajadi Bersama RT dan RW Gelar Fogging Mandiri, Antisipasi Penyebaran DBD

  • account_circle Aps
  • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
  • visibility 189
  • comment 0 komentar

Pemuda Kampung Sukajadi Bersama RT dan RW Gelar Fogging Mandiri, Antisipasi Penyebaran DBD

Pemuda Kp. Sukajadi adakan giat fogging

RANCABUNGUR – Sabtu, 6 September 2025 Meningkatnya kasus Demam Berdarah (DBD) di Desa Mekarsari, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, belakangan ini menimbulkan keresahan warga. Di Kampung Sukajadi RT 04 RW 02, tercatat sudah empat warga yang positif DBD dalam sepekan terakhir, tiga di antaranya merupakan balita.

 

Tidak ingin jumlah korban semakin bertambah, para pemuda Kampung Sukajadi berinisiatif melakukan gerakan pencegahan. Bersama Ketua RT dan RW setempat, mereka menggelar kegiatan pemberantasan sarang nyamuk dengan menaburkan obat pembasmi jentik di selokan serta kubangan air, sekaligus melakukan fogging mandiri.

 

Ketua RT 04, Julham Ependi, mengatakan dirinya mendapat laporan langsung dari warga terkait adanya empat kasus DBD di wilayahnya.

“Saya mendapat laporan dari warga bahwa sudah ada empat orang yang positif DBD. Saya tidak ingin kasus bertambah, akhirnya saya berkoordinasi dengan Ketua RW dan para pemuda untuk segera mengambil langkah cepat. Kami sepakat melakukan pembasmian jentik dan fogging mandiri,” ujar Julham Ependi.

 

Julham menambahkan, pihaknya sebenarnya sudah lebih dulu mengajukan permohonan kegiatan fogging kepada dinas terkait, bahkan sebelum adanya kasus positif di wilayahnya. Hal ini dilakukan karena di dusun tetangga sudah banyak ditemukan kasus DBD.

 

“Sebelumnya saya dan para pemuda sudah mengajukan agar dilakukan fogging. Namun tanggapan dinas kurang cepat karena kasus DBD di Kabupaten Bogor memang sedang tinggi, sehingga kami harus menunggu dengan waktu yang tidak tentu. Akhirnya, kami putuskan fogging mandiri dengan anggaran dari partisipasi warga. Alhamdulillah pihak puskesmas juga sudah turun meninjau rumah warga yang terkena DBD serta memberikan obat tabur pembasmi jentik,” jelasnya.

 

Langkah mandiri ini diharapkan bisa menekan penyebaran DBD di Kampung Sukajadi, sekaligus menjadi bentuk kepedulian bersama antara pemuda dan masyarakat dalam menjaga kesehatan lingkungan.

  • Penulis: Aps
  • Editor: SohibAp

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari DPO ke DPRD, Nama Litao Jadi Sorotan Nasional

    Dari DPO ke DPRD, Nama Litao Jadi Sorotan Nasional

    • calendar_month Rab, 10 Sep 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Ramai di Media Sosial, Nama DPO Litao Dikabarkan Kini Jadi Anggota DPRD Wakatobi Bogor– Jagat media sosial tengah diramaikan dengan perbincangan mengenai seorang pria berinisial Litao yang disebut-sebut masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) di masa lalu, namun kini dilantik sebagai anggota DPRD Kabupaten Wakatobi. Tagar #Litao hingga #DPRDWakatobi menjadi perbincangan hangat di berbagai platform. […]

  • Kader Solid, Semangat Tinggi! Pemuda Pancasila Rancabungur Siap Bergerak di Bawah Komando Anwar Sahdat

    Kader Solid, Semangat Tinggi! Pemuda Pancasila Rancabungur Siap Bergerak di Bawah Komando Anwar Sahdat

    • calendar_month Jum, 10 Okt 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Rancabungur Bicarakata.com – Rapat Pemilihan Pengurus (RPP) Organisasi Pemuda Pancasila (PP) Kecamatan Rancabungur berlangsung sukses tanpa hambatan. Kegiatan tersebut digelar di Kampung Warung Nangka, Desa Rancabungur, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, pada Kamis (9/10/2025). Acara tersebut dihadiri oleh jajaran Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Bogor, Ketua DPD KNPI Kabupaten Bogor Wahyu Caniago, serta sejumlah […]

  • 13 Tahun Jalan Kp.Sukajadi Terlupakan, Warga: Pemerintah Tutup Mata?

    13 Tahun Jalan Kp.Sukajadi Terlupakan, Warga: Pemerintah Tutup Mata?

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Rancabungur, Bicarakata.com -Lebih dari tiga belas tahun warga Kampung Sukajadi, Desa Mekarsari, Kecamatan Rancabungur, menanti janji pembangunan yang tak kunjung tiba. Jalan utama mereka, yang seharusnya menjadi urat nadi pergerakan ekonomi dan sosial warga, justru dibiarkan hancur, licin, dan membahayakan. Ironis, ketika pajak tetap ditarik tanpa kompromi, tetapi hak dasar berupa infrastruktur jalan justru diabaikan. […]

  • Musdes Desa Rancabungur Tetapkan Rancangan Perdes Pembentukan RT dan RW photo_camera 2

    Musdes Desa Rancabungur Tetapkan Rancangan Perdes Pembentukan RT dan RW

    • calendar_month Jum, 5 Sep 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Musdes Desa Rancabungur Tetapkan Rancangan Perdes Pembentukan RT dan RW Rancabungur, Jum’at 5 September 2025 – Pemerintah Desa Rancabungur menggelar Musyawarah Desa (Musdes) di Aula Paud Mawar Kp. Rancabungur dengan agenda pembahasan dan penetapan rancangan Peraturan Desa (Perdes) tentang pembentukan Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Rancabungur, Sekcam […]

  • Warga Pertanyakan Izin Lingkungan Penangkaran Burung Di Rancabungur.

    Warga Pertanyakan Izin Lingkungan Penangkaran Burung Di Rancabungur.

    • calendar_month Jum, 26 Sep 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Warga Pertanyakan Izin Lingkungan Penangkaran Burung Di Rancabungur. Rancabungur, Bicarakata.com – Pembangunan penangkaran burung di Kampung Warung Nangka, RT 05 RW 08, Desa Rancabungur, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, menuai polemik di tengah masyarakat sekitar. Sejumlah warga yang rumahnya berdekatan dengan pagar pembatas kawasan proyek mengaku tidak pernah menandatangani izin lingkungan. Padahal, izin tersebut merupakan salah […]

  • Warga Mekarsari Jadi Korban Begal di Ciampea, Istri Alami Luka Serius

    Warga Mekarsari Jadi Korban Begal di Ciampea, Istri Alami Luka Serius

    • calendar_month Jum, 19 Sep 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Rancabungur, Bicarakata.com – Aksi kriminal jalanan kembali meresahkan warga. Seorang warga Desa Mekarsari, Kecamatan Rancabungur, menjadi korban begal di Jembatan Ciampea, perbatasan Kecamatan Rancabungur, pada Jumat (19/9/2025) dini hari sekitar pukul 03.30 WIB. Korban bernama Urmat, bersama sang istri Maimunah, saat itu tengah dalam perjalanan menuju Pasar Ciampea untuk berbelanja kebutuhan berdagang sehari-hari. Mereka berboncengan […]

expand_less