Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bogor » Sinergi Sosial: TKSK IPSM KEC. RANCA BUNGUR dan Yayasan Server Indonesia Salurkan 9.000 Paket Daging di Rancabungur

Sinergi Sosial: TKSK IPSM KEC. RANCA BUNGUR dan Yayasan Server Indonesia Salurkan 9.000 Paket Daging di Rancabungur

  • account_circle Aps
  • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
  • visibility 311
  • comment 0 komentar

Warga antusias, kegiatan sosial hasil kolaborasi berbagai pihak berjalan sukses

Rancabungur, Bicarakata.com — Rasa haru dan bahagia tampak jelas di wajah warga Kecamatan Rancabungur saat ribuan paket daging dibagikan dalam kegiatan sosial yang digelar pada Senin (7/10/2025). Kegiatan yang melibatkan berbagai unsur masyarakat ini berhasil menyalurkan 9.000 paket daging kepada ribuan penerima manfaat di seluruh desa yang ada di wilayah Kecamatan Rancabungur.

Antusias warga dalam pembagian daging gratis yang di selenggarakan TKSK, IPSM KEC. RCB DAN YAYASAN SERVER INDONESIA

Ketua TKSK Rancabungur, Didin Amaludin, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian sosial dan solidaritas antar warga.

“Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan dengan baik dan lancar. Sebanyak 9.000 warga telah menerima bantuan daging. Ini merupakan hasil kerja sama dan sinergi semua pihak yang peduli terhadap kesejahteraan masyarakat,” ujar Didin saat ditemui di lokasi kegiatan.

Menurut Didin, proses pendataan penerima manfaat dilakukan secara cermat agar bantuan tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.

Senada dengan hal itu, Cecep Abdul Malik, Kesra Desa. Rancabungur menjelaskan bahwa antusiasme warga sangat luar biasa sejak pagi hari. Banyak warga yang datang lebih awal untuk memastikan bisa mendapatkan bagian dari kegiatan sosial tersebut.

“Dari data yang kami kumpulkan, total pengajuan kuota mencapai 2.639 penerima manfaat. Setiap orang mendapat satu kilogram daging. Kami melihat langsung bagaimana warga sangat antusias dan berterima kasih atas kegiatan ini,” kata Cecep.

Sementara itu, salah satu penerima bantuan, Siti Maryanah, tak kuasa menyembunyikan rasa syukurnya. Ia menuturkan bahwa kegiatan seperti ini sangat membantu masyarakat kecil, terutama di tengah kondisi ekonomi yang serba sulit.

“Alhamdulillah, saya sangat senang bisa mendapatkan bantuan daging. Ini sangat berarti bagi kami. Semoga kegiatan sosial seperti ini terus berlanjut dan makin banyak masyarakat yang terbantu,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.

Koordinator IPSM Kecamatan Rancabungur, Yati Sumiati, juga turut memantau jalannya kegiatan. Ia menuturkan bahwa kegiatan ini terlaksana berkat koordinasi yang baik antara pihak kecamatan, pemerintah desa, TKSK, IPSM, dan para relawan sosial.

“Semua pihak berperan aktif dalam memastikan kegiatan berjalan tertib dan lancar. Kita sama-sama menjaga agar distribusi tepat sasaran dan tidak ada warga yang terlewat,” kata Yati.

Dukungan juga datang dari Yayasan Server Indonesia, yang menjadi salah satu mitra utama dalam pelaksanaan kegiatan sosial ini. Asmanto, perwakilan dari yayasan tersebut, mengungkapkan bahwa kegiatan berbagi daging sudah menjadi agenda rutin tahunan yang diselenggarakan di berbagai daerah, termasuk di Kecamatan Rancabungur.

“Kami dari Yayasan Server Indonesia berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat. Kegiatan ini bukan hanya tentang berbagi daging, tetapi juga tentang menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial,” ujar Asmanto.

“Setiap tahun kami berupaya memperluas jangkauan penerima manfaat agar semakin banyak masyarakat yang bisa merasakan kebahagiaan dari kegiatan ini,” tambahnya.

Kegiatan pembagian daging ini mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Banyak warga berharap kegiatan sosial seperti ini bisa terus dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya menjelang hari besar keagamaan atau momentum tertentu, tetapi juga menjadi program rutin yang memperkuat ikatan sosial antar warga.

Dengan semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang tinggi, kegiatan pembagian daging di Kecamatan Rancabungur menjadi contoh nyata bagaimana sinergi antara pemerintah, lembaga sosial, dan masyarakat dapat menghadirkan manfaat besar bagi banyak orang.

  • Penulis: Aps
  • Editor: SohibAp

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kwarran Rancabungur Membuka Lomba Regu Penggalang Berprestasi di SMK Makarya 2 Bogor

    Kwarran Rancabungur Membuka Lomba Regu Penggalang Berprestasi di SMK Makarya 2 Bogor

    • calendar_month Sab, 14 Feb 2026
    • account_circle Sohibap
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Rancabungur, Bicarakata.com -Kwartir Ranting (Kwarran) Rancabungur menggelar Lomba Regu Penggalang Berprestasi pada Sabtu, 14 Februari 2026, bertempat di SMK Makarya 2 Bogor, Kabupaten Bogor. Kegiatan ini menjadi ajang pembinaan sekaligus kompetisi bagi anggota Pramuka tingkat Penggalang se-Kecamatan Rancabungur. Lomba Regu Penggalang Berprestasi ini diikuti oleh berbagai gugus depan dari SMP dan MTs yang berada di […]

  • Curhat Ibu Penerima BPNT di Rancabungur: Bantuan Rp600 Ribu, di potong Rp90 Ribu

    Curhat Ibu Penerima BPNT di Rancabungur: Bantuan Rp600 Ribu, di potong Rp90 Ribu

    • calendar_month Rab, 10 Sep 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 1.165
    • 0Komentar

    Curhat Ibu Penerima BPNT di Rancabungur: Bantuan Rp600 Ribu, di potong Rp90 Ribu   Rancabungur – Seorang ibu penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kecamatan Rancabungur mengeluhkan potongan yang dikenakan saat pencairan. Dari Rp600 ribu yang seharusnya ia terima, justru dipotong Rp90 ribu.   Di kutip dari Instagram Rancabungur Update, salah seorang ibu yang […]

  • Dugaan Pelanggaran Upah dan BPJS, Pekerja Gondola di Bogor Tempuh Jalur Pengaduan

    Dugaan Pelanggaran Upah dan BPJS, Pekerja Gondola di Bogor Tempuh Jalur Pengaduan

    • calendar_month Jum, 6 Mar 2026
    • account_circle Sohibap
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Bogor Bicarakata.Com– Seorang pekerja gondola di kawasan Vivo Mall Bogor melaporkan dugaan pelanggaran ketenagakerjaan yang dilakukan oleh perusahaan tempatnya bekerja kepada UPTD Pengawasan Ketenagakerjaan Wilayah I Bogor. Pekerja tersebut diketahui bernama M. Fikri Dwi Januar, warga Kampung Moyan, Desa Bantar Jaya, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor. Ia bekerja sebagai petugas gondola sejak Desember 2024 hingga Februari […]

  • Menuju KNPI Rancabungur, David Khiyarannahari Soroti Pentingnya Pemberdayaan Pemuda

    Menuju KNPI Rancabungur, David Khiyarannahari Soroti Pentingnya Pemberdayaan Pemuda

    • calendar_month Jum, 5 Des 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Rancabungur, BICARAKATA.COM — Pendaftaran calon Ketua Pengurus Kecamatan (PK) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bogor resmi dibuka. Sejumlah pemuda dari berbagai kecamatan mulai mempersiapkan diri, termasuk dari Kecamatan Rancabungur, wilayah yang dikenal memiliki perkembangan pemuda cukup pesat. David Khiyarannahari, salah satu bakal calon Ketua PK KNPI Rancabungur, menekankan pentingnya peningkatan kapasitas pemuda agar mampu […]

  • Bertahun-tahun Lumpuh, Lansia di Kecamatan Rancabungur Hidup Tanpa KTP dan KK. Sulit Akses Layanan Kesehatan

    Bertahun-tahun Lumpuh, Lansia di Kecamatan Rancabungur Hidup Tanpa KTP dan KK. Sulit Akses Layanan Kesehatan

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 348
    • 0Komentar

    Bertahun-tahun Lumpuh, Lansia di Kecamatan Rancabungur Hidup Tanpa KTP dan KK. Sulit Akses Layanan Kesehatan   Rancabungur – Jumat, 12 September 2025 Seorang lansia bernama Emad Sanjaya, warga Kampung Sukajadi RT 01/02, Desa Mekarsari, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, hingga kini belum memiliki data kependudukan. Baik Kartu Tanda Penduduk (KTP) maupun Kartu Keluarga (KK) tak pernah […]

  • 13 Tahun Jalan Kp.Sukajadi Terlupakan, Warga: Pemerintah Tutup Mata?

    13 Tahun Jalan Kp.Sukajadi Terlupakan, Warga: Pemerintah Tutup Mata?

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 382
    • 0Komentar

    Rancabungur, Bicarakata.com -Lebih dari tiga belas tahun warga Kampung Sukajadi, Desa Mekarsari, Kecamatan Rancabungur, menanti janji pembangunan yang tak kunjung tiba. Jalan utama mereka, yang seharusnya menjadi urat nadi pergerakan ekonomi dan sosial warga, justru dibiarkan hancur, licin, dan membahayakan. Ironis, ketika pajak tetap ditarik tanpa kompromi, tetapi hak dasar berupa infrastruktur jalan justru diabaikan. […]

expand_less