Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bogor » Bahasa Kasar Aparatur Desa Cimulang Beredar, Publik Menanti Klarifikasi

Bahasa Kasar Aparatur Desa Cimulang Beredar, Publik Menanti Klarifikasi

  • account_circle Sohibap
  • calendar_month Sel, 16 Des 2025
  • visibility 211
  • comment 0 komentar

Rancabungur, BICARAKATA.COM— Dugaan penggunaan bahasa kasar dan bernada merendahkan oleh salah satu oknum aparatur Desa Cimulang, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, memicu kegaduhan dan keresahan di tengah masyarakat. Konten berupa status WhatsApp, baik teks maupun pesan suara (voice note), kini berbuntut pada pendampingan hukum oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Adhibrata.

LBH Adhibrata mendampingi Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Cimulang serta Ketua RT setempat yang merasa dirugikan atas unggahan tersebut. Pasalnya, pesan yang beredar luas di ruang publik digital itu diduga mengandung bahasa kasar, bernada hinaan, serta diarahkan kepada individu tertentu, sehingga dinilai mencederai etika aparatur pemerintahan desa.

Kuasa hukum LBH Adhibrata, Abu Yazid, S.H., menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak bisa dipandang sebagai persoalan pribadi semata.

“Ketika seorang aparatur desa menggunakan bahasa kasar dan merendahkan di ruang publik digital, maka yang tercoreng bukan hanya individu, tetapi juga wibawa pemerintahan desa. Ini persoalan etika dan berpotensi masuk ranah hukum,” ujar Abu Yazid.

Menurutnya, unggahan tersebut telah menimbulkan kegaduhan sosial dan berpotensi memperlebar konflik horizontal di tingkat desa apabila tidak segera ditangani secara bijak dan tegas.

Meski demikian, LBH Adhibrata menegaskan masih mengedepankan jalur musyawarah dan penyelesaian administratif. Pihaknya telah mengajukan permohonan resmi kepada Pemerintah Desa Cimulang agar difasilitasi forum klarifikasi dan musyawarah terbuka.

“Musyawarah kami dorong sebagai langkah awal untuk mencegah konflik berkepanjangan. Namun perlu ditegaskan, musyawarah tidak boleh dijadikan tameng untuk menghindari tanggung jawab. Jika tidak ada itikad baik, langkah hukum tetap terbuka,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, oknum aparatur desa yang diduga mengunggah konten tersebut belum memberikan klarifikasi ataupun permintaan maaf secara terbuka. Sikap diam ini justru memunculkan pertanyaan publik terkait komitmen aparatur desa dalam menjaga etika, profesionalitas, dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat.

LBH Adhibrata mengingatkan bahwa aparatur pemerintahan desa terikat pada norma hukum, kode etik, serta kewajiban menjaga keharmonisan sosial. Peristiwa ini diharapkan menjadi peringatan serius agar penggunaan media sosial oleh pejabat publik tidak dilakukan secara serampangan dan berpotensi melukai martabat masyarakat.

  • Penulis: Sohibap
  • Editor: APS

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Jadi ke-20 Desa Cimulang Dirayakan Perdana, Tiga Hari Acara Berlangsung Meriah

    Hari Jadi ke-20 Desa Cimulang Dirayakan Perdana, Tiga Hari Acara Berlangsung Meriah

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 151
    • 0Komentar

    BICARAKATA.COM — Bogor. Untuk pertama kalinya sejak berdiri 20 tahun lalu, Desa Cimulang, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, menggelar peringatan Hari Jadi Desa. Perayaan yang berlangsung selama tiga hari berturut-turut di area Kantor Desa Cimulang, Kampung Ciheleut RT 02/02, itu sukses menyedot antusiasme warga dan berlangsung meriah. Kegiatan yang menjadi sejarah baru bagi Desa Cimulang ini […]

  • Perkuat Sinergi Pendidikan, Kwarran Rancabungur Hadiri Sertijab PLT Kepala Sekolah

    Perkuat Sinergi Pendidikan, Kwarran Rancabungur Hadiri Sertijab PLT Kepala Sekolah

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
    • account_circle Sohibap
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Rancabungur, Bicarakata.com– Kwartir Ranting (Kwarran) Rancabungur menghadiri kegiatan serah terima jabatan (sertijab) Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Sekolah SD Negeri Rancabungur 01 dan SD Negeri Pasirgaok 06. Kegiatan tersebut digelar di SD Negeri Rancabungur 01, Senin (9/2/2026). ‎ Kwarran Rancabungur dalam kegiatan tersebut diwakili oleh Sekretaris Kwarran Rancabungur, Rahmat Hidayat, S.Pd. Kehadiran Kwarran menjadi bentuk dukungan […]

  • Dorong Digitalisasi Pramuka, Kwarran Rancabungur Ikuti Workshop KOMTI–PUSDATIN

    Dorong Digitalisasi Pramuka, Kwarran Rancabungur Ikuti Workshop KOMTI–PUSDATIN

    • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
    • account_circle Sohibap
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Rancabungur Bicarakata.com – Kwartir Ranting (Kwarran) Rancabungur mengikuti kegiatan Workshop Bidang Komunikasi dan Teknologi Informasi (KOMTI) serta Pusat Data dan Informasi (PUSDATIN) Wilayah II yang diikuti oleh perwakilan dari 11 kecamatan. ‎Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kecamatan Rumpin, bertempat di DMS Caffe, pada Kamis, 5 Februari 2025. ‎Adapun kecamatan yang hadir dalam kegiatan ini meliputi Kecamatan […]

  • Strategi Tirta Kahuripan Meningkatkan Suplai Air di Tarikolot

    Strategi Tirta Kahuripan Meningkatkan Suplai Air di Tarikolot

    • calendar_month Sen, 20 Apr 2026
    • account_circle Mugni
    • visibility 12
    • 0Komentar

      Cibinong – Menindaklanjuti aduan pelanggan di wilayah Tarikolot yang disampaikan melalui lini pengaduan dan media sosial resmi, Tim Teknik Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor bergerak melakukan penelusuran serta penanganan terhadap gangguan distribusi air bersih.   Hasil monitoring dilapangan menunjukkan adanya penurunan tekanan air di sepanjang jalur distribusi Metro – Cibinong, yang berdampak […]

  • 5.000 Personel Gabungan Disiagakan untuk Operasi Ketupat Lodaya 2026 

    5.000 Personel Gabungan Disiagakan untuk Operasi Ketupat Lodaya 2026 

    • calendar_month Kam, 12 Mar 2026
    • account_circle Mugni
    • visibility 32
    • 0Komentar

      Bogor – Polres Bogor dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melakukan apel personel untuk operasi Ketupat Lodaya 2026 yang akan dimulai 13 Maret 2026 esok hari.   “Operasi Ketupat Lodaya 2026 akan dilaksanakan mulai tanggal 13 Maret hingga 25 Maret 2026,” kata Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto, Kamis 12 Maret 2026.   Ia menjelaskan, ada […]

  • Warga Pertanyakan Izin Lingkungan Penangkaran Burung Di Rancabungur.

    Warga Pertanyakan Izin Lingkungan Penangkaran Burung Di Rancabungur.

    • calendar_month Jum, 26 Sep 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 314
    • 0Komentar

    Warga Pertanyakan Izin Lingkungan Penangkaran Burung Di Rancabungur. Rancabungur, Bicarakata.com – Pembangunan penangkaran burung di Kampung Warung Nangka, RT 05 RW 08, Desa Rancabungur, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, menuai polemik di tengah masyarakat sekitar. Sejumlah warga yang rumahnya berdekatan dengan pagar pembatas kawasan proyek mengaku tidak pernah menandatangani izin lingkungan. Padahal, izin tersebut merupakan salah […]

expand_less