Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bogor » Bahasa Kasar Aparatur Desa Cimulang Beredar, Publik Menanti Klarifikasi

Bahasa Kasar Aparatur Desa Cimulang Beredar, Publik Menanti Klarifikasi

  • account_circle Sohibap
  • calendar_month Sel, 16 Des 2025
  • visibility 218
  • comment 0 komentar

Rancabungur, BICARAKATA.COM— Dugaan penggunaan bahasa kasar dan bernada merendahkan oleh salah satu oknum aparatur Desa Cimulang, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, memicu kegaduhan dan keresahan di tengah masyarakat. Konten berupa status WhatsApp, baik teks maupun pesan suara (voice note), kini berbuntut pada pendampingan hukum oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Adhibrata.

LBH Adhibrata mendampingi Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Cimulang serta Ketua RT setempat yang merasa dirugikan atas unggahan tersebut. Pasalnya, pesan yang beredar luas di ruang publik digital itu diduga mengandung bahasa kasar, bernada hinaan, serta diarahkan kepada individu tertentu, sehingga dinilai mencederai etika aparatur pemerintahan desa.

Kuasa hukum LBH Adhibrata, Abu Yazid, S.H., menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak bisa dipandang sebagai persoalan pribadi semata.

“Ketika seorang aparatur desa menggunakan bahasa kasar dan merendahkan di ruang publik digital, maka yang tercoreng bukan hanya individu, tetapi juga wibawa pemerintahan desa. Ini persoalan etika dan berpotensi masuk ranah hukum,” ujar Abu Yazid.

Menurutnya, unggahan tersebut telah menimbulkan kegaduhan sosial dan berpotensi memperlebar konflik horizontal di tingkat desa apabila tidak segera ditangani secara bijak dan tegas.

Meski demikian, LBH Adhibrata menegaskan masih mengedepankan jalur musyawarah dan penyelesaian administratif. Pihaknya telah mengajukan permohonan resmi kepada Pemerintah Desa Cimulang agar difasilitasi forum klarifikasi dan musyawarah terbuka.

“Musyawarah kami dorong sebagai langkah awal untuk mencegah konflik berkepanjangan. Namun perlu ditegaskan, musyawarah tidak boleh dijadikan tameng untuk menghindari tanggung jawab. Jika tidak ada itikad baik, langkah hukum tetap terbuka,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, oknum aparatur desa yang diduga mengunggah konten tersebut belum memberikan klarifikasi ataupun permintaan maaf secara terbuka. Sikap diam ini justru memunculkan pertanyaan publik terkait komitmen aparatur desa dalam menjaga etika, profesionalitas, dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat.

LBH Adhibrata mengingatkan bahwa aparatur pemerintahan desa terikat pada norma hukum, kode etik, serta kewajiban menjaga keharmonisan sosial. Peristiwa ini diharapkan menjadi peringatan serius agar penggunaan media sosial oleh pejabat publik tidak dilakukan secara serampangan dan berpotensi melukai martabat masyarakat.

  • Penulis: Sohibap
  • Editor: APS

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Alumni SMPN 1 Rancabungur Soroti Berbagai Polemik di Era Kepemimpinan Kepala Sekolah SK

    Alumni SMPN 1 Rancabungur Soroti Berbagai Polemik di Era Kepemimpinan Kepala Sekolah SK

    • calendar_month Sel, 12 Mei 2026
    • account_circle Sohibap
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Rancabungur Bicarakata.com — Munculnya berbagai pemberitaan negatif terkait SMPN 1 Rancabungur belakangan ini menjadi perhatian sejumlah alumni. Salah satunya datang dari Mohamad Raka, alumni yang mengaku prihatin terhadap kondisi almamater yang selama ini dikenal memiliki semangat kebersamaan dan prestasi di tengah masyarakat.   Menurut Raka, para alumni dahulu turut andil dalam membangun marwah sekolah melalui […]

  • Dari Korban Jadi Terlapor? LBH Adhibrata Soroti Objektivitas Penanganan Kasus KRL

    Dari Korban Jadi Terlapor? LBH Adhibrata Soroti Objektivitas Penanganan Kasus KRL

    • calendar_month Rab, 18 Mar 2026
    • account_circle Sohibap
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Bogor, Bicarakata.com – Perkara dugaan pelecehan seksual di dalam Kereta Rel Listrik (KRL) rute Jakarta–Depok kini memasuki babak baru yang memicu perhatian publik. Pasalnya, korban dalam kasus tersebut justru dilaporkan balik, memunculkan kekhawatiran terkait perlindungan terhadap korban dan objektivitas penanganan hukum.Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Adhibrata yang mendampingi korban menegaskan bahwa seluruh langkah yang diambil merupakan […]

  • Indahnya Berbagi! Pramuka Kwaran Rancabungur Gelar Aksi Bagi Takjil Ramadan

    Indahnya Berbagi! Pramuka Kwaran Rancabungur Gelar Aksi Bagi Takjil Ramadan

    • calendar_month Sel, 10 Mar 2026
    • account_circle Sohibap
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Rancabungur, Bicarakata.com – Kwartir Ranting (Kwaran) Rancabungur menggelar kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat di depan Kantor Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, pada Selasa (10/3/2026) menjelang waktu berbuka puasa. Kegiatan ini diikuti oleh para pengurus dan anggota Pramuka Kwaran Rancabungur sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan suci Ramadan. Puluhan paket takjil dibagikan kepada para pengguna jalan yang […]

  • Program Jabar Caang hadir di desa. Rancabungur

    Program Jabar Caang hadir di desa. Rancabungur

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 367
    • 0Komentar

    Rancabungur, Bicarakata.com – Pemerintah Desa Rancabungur mengumumkan kabar gembira bagi warganya yang belum memiliki KWH listrik. Melalui Program Jabar Caang dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, warga berhak memperoleh pemasangan listrik gratis berdaya 900 VA lengkap dengan instalasi rumah (3 titik lampu dan 1 stop kontak). Hingga saat ini, sebanyak 28 warga Desa Rancabungur sudah tercatat […]

  • Perkuat Sinergi Pendidikan, Kwarran Rancabungur Hadiri Sertijab PLT Kepala Sekolah

    Perkuat Sinergi Pendidikan, Kwarran Rancabungur Hadiri Sertijab PLT Kepala Sekolah

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
    • account_circle Sohibap
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Rancabungur, Bicarakata.com– Kwartir Ranting (Kwarran) Rancabungur menghadiri kegiatan serah terima jabatan (sertijab) Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Sekolah SD Negeri Rancabungur 01 dan SD Negeri Pasirgaok 06. Kegiatan tersebut digelar di SD Negeri Rancabungur 01, Senin (9/2/2026). ‎ Kwarran Rancabungur dalam kegiatan tersebut diwakili oleh Sekretaris Kwarran Rancabungur, Rahmat Hidayat, S.Pd. Kehadiran Kwarran menjadi bentuk dukungan […]

  • 13 Tahun Jalan Kp.Sukajadi Terlupakan, Warga: Pemerintah Tutup Mata?

    13 Tahun Jalan Kp.Sukajadi Terlupakan, Warga: Pemerintah Tutup Mata?

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 428
    • 0Komentar

    Rancabungur, Bicarakata.com -Lebih dari tiga belas tahun warga Kampung Sukajadi, Desa Mekarsari, Kecamatan Rancabungur, menanti janji pembangunan yang tak kunjung tiba. Jalan utama mereka, yang seharusnya menjadi urat nadi pergerakan ekonomi dan sosial warga, justru dibiarkan hancur, licin, dan membahayakan. Ironis, ketika pajak tetap ditarik tanpa kompromi, tetapi hak dasar berupa infrastruktur jalan justru diabaikan. […]

expand_less