Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bogor » Warga Mekarsari Jadi Korban Begal di Ciampea, Istri Alami Luka Serius

Warga Mekarsari Jadi Korban Begal di Ciampea, Istri Alami Luka Serius

  • account_circle Aps
  • calendar_month Jum, 19 Sep 2025
  • visibility 261
  • comment 0 komentar

Rancabungur, Bicarakata.com – Aksi kriminal jalanan kembali meresahkan warga. Seorang warga Desa Mekarsari, Kecamatan Rancabungur, menjadi korban begal di Jembatan Ciampea, perbatasan Kecamatan Rancabungur, pada Jumat (19/9/2025) dini hari sekitar pukul 03.30 WIB.

Korban bernama Urmat, bersama sang istri Maimunah, saat itu tengah dalam perjalanan menuju Pasar Ciampea untuk berbelanja kebutuhan berdagang sehari-hari. Mereka berboncengan menggunakan sepeda motor. Namun, nahas, pasangan suami istri tersebut justru menjadi target pembegalan.

Menurut penuturan Urmat, sebelum kejadian ia sempat melihat seorang pria berdiri di pinggir jalan sambil memegang tongkat. “Saya kira hanya orang biasa, tapi pas sudah dekat, dia malah langsung menyerang dengan samurai,” ujarnya.

Sabetan senjata tajam itu mengenai istrinya, Maimunah, yang duduk di boncengan. Akibatnya, Maimunah mengalami luka serius dan harus mendapatkan perawatan medis dengan total 20 jahitan.

Pelaku yang belum diketahui identitasnya disebut memiliki ciri-ciri berpostur tubuh tinggi. Diduga, pelaku memang sudah menunggu calon korban di lokasi kejadian.

Aksi pembegalan ini membuat warga resah. Mereka berharap pihak kepolisian segera menindaklanjuti kasus tersebut agar pelaku bisa segera ditangkap. “Kami khawatir, jalan itu memang sepi kalau dini hari. Semoga pelakunya cepat tertangkap,” kata salah seorang warga.

Ketua RW 01 RT 02, Sopian Hadi (Menyeng), membenarkan bahwa warganya menjadi korban begal. “Alhamdulillah warga saya masih selamat, meskipun istrinya mengalami luka cukup serius. Korban juga belum membuat laporan resmi ke pihak berwajib,” ujarnya.

Ia pun memberikan apresiasi kepada Kapolsek Rancabungur yang telah hadir langsung ke rumah korban untuk melihat kondisi korban dan memberikan perhatian.

  • Penulis: Aps

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekdes Cimulang Umumkan Pengunduran Diri Lewat Video, Kades: Belum Ada Surat Resmi

    Sekdes Cimulang Umumkan Pengunduran Diri Lewat Video, Kades: Belum Ada Surat Resmi

    • calendar_month Sen, 6 Okt 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Sekdes Cimulang Umumkan Pengunduran Diri Lewat Video, Kades: Belum Ada Surat Resmi Rancabungur Bicarakata.com – Sebuah video berdurasi 1 menit 10 detik menampilkan seorang pria yang mengaku sebagai Sekretaris Desa (Sekdes) Cimulang, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan. Video tersebut beredar luas di media sosial dan menjadi perbincangan hangat warga pada Minggu […]

  • Program Jabar Caang hadir di desa. Rancabungur

    Program Jabar Caang hadir di desa. Rancabungur

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Rancabungur, Bicarakata.com – Pemerintah Desa Rancabungur mengumumkan kabar gembira bagi warganya yang belum memiliki KWH listrik. Melalui Program Jabar Caang dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, warga berhak memperoleh pemasangan listrik gratis berdaya 900 VA lengkap dengan instalasi rumah (3 titik lampu dan 1 stop kontak). Hingga saat ini, sebanyak 28 warga Desa Rancabungur sudah tercatat […]

  • Pascabanjir Cimulang, Pemkab Bogor Intensifkan Normalisasi Sungai Cibeuteung Sepanjang 1,6 Kilometer

    Pascabanjir Cimulang, Pemkab Bogor Intensifkan Normalisasi Sungai Cibeuteung Sepanjang 1,6 Kilometer

    • calendar_month Jum, 5 Sep 2025
    • account_circle plusrym@gmail.com
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Peristiwa banjir yang melanda Desa Cimulang, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, pada Sabtu 9 Agustus 2025 lalu masih menyisakan dampak cukup besar bagi masyarakat. Berdasarkan catatan pemerintah desa, sebanyak 39 rumah warga terdampak, 12 di antaranya rusak parah. Tak kurang dari 929 jiwa dari 306 kepala keluarga (KK) menjadi korban akibat bencana tersebut. Memasuki satu bulan […]

  • Anak Hilang di Rancabungur Berhasil Ditemukan Berkat Gerak Cepat Polsek Rancabungur

    Anak Hilang di Rancabungur Berhasil Ditemukan Berkat Gerak Cepat Polsek Rancabungur

    • calendar_month Ming, 14 Sep 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 509
    • 0Komentar

    RANCABUNGUR – 14 September 2025 Polsek Rancabungur berhasil mengungkap kasus hilangnya seorang anak berusia 14 tahun yang dilaporkan keluarga sejak 5 September 2025. Berdasarkan hasil penyelidikan, anak tersebut diketahui sempat berada di Jakarta, tepatnya di kawasan Sawah Besar, sebelum akhirnya ditemukan di daerah Gunung Batu. Dari keterangan yang dihimpun, anak tersebut dijemput oleh seseorang yang […]

  • Musdes Desa Rancabungur Tetapkan Rancangan Perdes Pembentukan RT dan RW photo_camera 2

    Musdes Desa Rancabungur Tetapkan Rancangan Perdes Pembentukan RT dan RW

    • calendar_month Jum, 5 Sep 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 358
    • 0Komentar

    Musdes Desa Rancabungur Tetapkan Rancangan Perdes Pembentukan RT dan RW Rancabungur, Jum’at 5 September 2025 – Pemerintah Desa Rancabungur menggelar Musyawarah Desa (Musdes) di Aula Paud Mawar Kp. Rancabungur dengan agenda pembahasan dan penetapan rancangan Peraturan Desa (Perdes) tentang pembentukan Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Rancabungur, Sekcam […]

  • Dugaan Pelanggaran Upah dan BPJS, Pekerja Gondola di Bogor Tempuh Jalur Pengaduan

    Dugaan Pelanggaran Upah dan BPJS, Pekerja Gondola di Bogor Tempuh Jalur Pengaduan

    • calendar_month Jum, 6 Mar 2026
    • account_circle Sohibap
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Bogor Bicarakata.Com– Seorang pekerja gondola di kawasan Vivo Mall Bogor melaporkan dugaan pelanggaran ketenagakerjaan yang dilakukan oleh perusahaan tempatnya bekerja kepada UPTD Pengawasan Ketenagakerjaan Wilayah I Bogor. Pekerja tersebut diketahui bernama M. Fikri Dwi Januar, warga Kampung Moyan, Desa Bantar Jaya, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor. Ia bekerja sebagai petugas gondola sejak Desember 2024 hingga Februari […]

expand_less