Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bogor » 13 Tahun Jalan Kp.Sukajadi Terlupakan, Warga: Pemerintah Tutup Mata?

13 Tahun Jalan Kp.Sukajadi Terlupakan, Warga: Pemerintah Tutup Mata?

  • account_circle Aps
  • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
  • visibility 277
  • comment 0 komentar

Rancabungur, Bicarakata.com -Lebih dari tiga belas tahun warga Kampung Sukajadi, Desa Mekarsari, Kecamatan Rancabungur, menanti janji pembangunan yang tak kunjung tiba. Jalan utama mereka, yang seharusnya menjadi urat nadi pergerakan ekonomi dan sosial warga, justru dibiarkan hancur, licin, dan membahayakan.

Ironis, ketika pajak tetap ditarik tanpa kompromi, tetapi hak dasar berupa infrastruktur jalan justru diabaikan. Inilah potret telanjang ketidakadilan.

Lebih memprihatinkan lagi, pemerintah desa dan kecamatan seolah tuli terhadap suara rakyat. Pengajuan RT dan RW berkali-kali hanya berakhir sebagai arsip dingin di meja birokrasi. Yang dibangun justru jalan-jalan lain yang minim manfaat. Sementara jalan yang setiap hari dilalui rakyat, dibiarkan bak kubangan kerbau.

Seorang warga mengaku, akibat terpeleset di jalan tersebut, tulang kakinya sampai retak dan harus menjalani perawatan serius.

“Iya, jalan di lingkungan kami memang sangat rusak dan licin, apalagi kalau musim hujan. Suami saya aja sering jatuh kalau bawa motor. Bukan cuma suami saya, warga lain juga sering jatuh, bahkan ada yang sampai retak tulang kakinya,” ungkap salah seorang warga.

Apakah pemerintah desa benar-benar tidak tahu? Atau justru sengaja menutup mata? Jika iya, ini bukan lagi kelalaian, melainkan pengkhianatan terhadap amanat rakyat.

Warga tidak meminta jalan tol, mereka hanya meminta jalan yang layak untuk berjalan kaki, mengantar anak sekolah, membawa hasil tani, atau sekadar pulang dengan selamat tanpa jatuh terpeleset.

“Menurut kami ini sangat tidak adil. Jalan di daerah lain sudah bagus, bahkan jalan ke kuburan saja bagus, tapi di lingkungan kami jalannya masih tanah licin berlumpur. Padahal kami juga bayar pajak. Jalan cor semen yang ada pun hasil dari iuran warga, bukan dari pemerintah,” keluh warga lainnya.

Sudah saatnya pemerintah berhenti bermain pencitraan dengan pembangunan di tempat-tempat yang “mudah difoto” demi kepentingan politik. Rakyat membutuhkan bukti nyata, bukan sekadar janji.

  • Penulis: Aps
  • Editor: SohibAp

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pascabanjir Cimulang, Pemkab Bogor Intensifkan Normalisasi Sungai Cibeuteung Sepanjang 1,6 Kilometer

    Pascabanjir Cimulang, Pemkab Bogor Intensifkan Normalisasi Sungai Cibeuteung Sepanjang 1,6 Kilometer

    • calendar_month Jum, 5 Sep 2025
    • account_circle plusrym@gmail.com
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Peristiwa banjir yang melanda Desa Cimulang, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, pada Sabtu 9 Agustus 2025 lalu masih menyisakan dampak cukup besar bagi masyarakat. Berdasarkan catatan pemerintah desa, sebanyak 39 rumah warga terdampak, 12 di antaranya rusak parah. Tak kurang dari 929 jiwa dari 306 kepala keluarga (KK) menjadi korban akibat bencana tersebut. Memasuki satu bulan […]

  • Pelajar di Rancabungur Dilaporkan Hilang, Keluarga Mohon Bantuan Warga

    Pelajar di Rancabungur Dilaporkan Hilang, Keluarga Mohon Bantuan Warga

    • calendar_month Sen, 8 Sep 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 310
    • 0Komentar

    Pelajar di Rancabungur Dilaporkan Hilang, Keluarga Mohon Bantuan Warga   Rancabungur – Seorang pelajar bernama Rosalimah (13 tahun), warga Kampung Sindangpala RT 002/004 Desa Mekarsari, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, dilaporkan hilang sejak Senin (1/9/2025) dini hari. Laporan kehilangan tersebut resmi dibuat oleh pihak keluarga di Polsek Rancabungur pada Jumat (5/9/2025).   Dalam laporan bernomor LP-OH/06/IX/2025/SPKT, […]

  • Warga Mekarsari Jadi Korban Begal di Ciampea, Istri Alami Luka Serius

    Warga Mekarsari Jadi Korban Begal di Ciampea, Istri Alami Luka Serius

    • calendar_month Jum, 19 Sep 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Rancabungur, Bicarakata.com – Aksi kriminal jalanan kembali meresahkan warga. Seorang warga Desa Mekarsari, Kecamatan Rancabungur, menjadi korban begal di Jembatan Ciampea, perbatasan Kecamatan Rancabungur, pada Jumat (19/9/2025) dini hari sekitar pukul 03.30 WIB. Korban bernama Urmat, bersama sang istri Maimunah, saat itu tengah dalam perjalanan menuju Pasar Ciampea untuk berbelanja kebutuhan berdagang sehari-hari. Mereka berboncengan […]

  • Musdes Desa Rancabungur Tetapkan Rancangan Perdes Pembentukan RT dan RW photo_camera 2

    Musdes Desa Rancabungur Tetapkan Rancangan Perdes Pembentukan RT dan RW

    • calendar_month Jum, 5 Sep 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Musdes Desa Rancabungur Tetapkan Rancangan Perdes Pembentukan RT dan RW Rancabungur, Jum’at 5 September 2025 – Pemerintah Desa Rancabungur menggelar Musyawarah Desa (Musdes) di Aula Paud Mawar Kp. Rancabungur dengan agenda pembahasan dan penetapan rancangan Peraturan Desa (Perdes) tentang pembentukan Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Rancabungur, Sekcam […]

  • Menuju KNPI Rancabungur, David Khiyarannahari Soroti Pentingnya Pemberdayaan Pemuda

    Menuju KNPI Rancabungur, David Khiyarannahari Soroti Pentingnya Pemberdayaan Pemuda

    • calendar_month Jum, 5 Des 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Rancabungur, BICARAKATA.COM — Pendaftaran calon Ketua Pengurus Kecamatan (PK) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bogor resmi dibuka. Sejumlah pemuda dari berbagai kecamatan mulai mempersiapkan diri, termasuk dari Kecamatan Rancabungur, wilayah yang dikenal memiliki perkembangan pemuda cukup pesat. David Khiyarannahari, salah satu bakal calon Ketua PK KNPI Rancabungur, menekankan pentingnya peningkatan kapasitas pemuda agar mampu […]

  • Polsek dan Pemerintah Rancabungur Bangun Rumah untuk Ibu dengan Gangguan Kejiwaan Pengasuh Anak Disabilitas

    Polsek dan Pemerintah Rancabungur Bangun Rumah untuk Ibu dengan Gangguan Kejiwaan Pengasuh Anak Disabilitas

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Polsek dan Pemerintah Rancabungur Bangun Rumah untuk Ibu dengan Gangguan Kejiwaan Pengasuh Anak Disabilitas. Rancabungur – Sabtu 6 September 2025 Kepolisian Sektor (Polsek) Rancabungur menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat kurang mampu dengan ikut serta bersama-sama Pemerintah Kecamatan Rancabungur membangun rumah bagi Suheni dan Puroh, warga Kampung Sukajadi RT 01 / RW 02, Desa Mekarsari, Kecamatan Rancabungur. […]

expand_less