Rakerda KNPI Kota Bogor, Pemuda Tani Angkat Isu Kebijakan dan Pangan Mandiri
- account_circle Sohibap
- calendar_month 20 jam yang lalu
- visibility 19
- comment 0 komentar

BOGOR. Bicarakata.com –Dewan Pengurus Cabang (DPC) Pemuda Tani Indonesia Kota Bogor menyampaikan dua rekomendasi strategis dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD KNPI Kota Bogor yang digelar pada (Kamis.23-April-2026).
Usulan tersebut menjadi bentuk kontribusi pemikiran dalam mendorong kemajuan pemuda, khususnya di bidang pembangunan dan ketahanan pangan.
Dalam forum tersebut, Sekretaris DPC Pemuda Tani Kota Bogor menegaskan bahwa peran pemuda harus bergeser dari sekadar objek pembangunan menjadi subjek yang aktif dalam menentukan arah kebijakan daerah.
“Kami ingin pemuda tidak hanya dilibatkan secara simbolis, tetapi benar-benar menjadi bagian dari pengambil keputusan dalam pembangunan,” ujarnya.
Adapun dua poin rekomendasi yang disampaikan yakni, pertama, pembentukan Tim Percepatan Pembangunan Pemuda (TP3). Tim ini diharapkan menjadi wadah khusus yang mampu melakukan sinkronisasi program lintas sektoral demi kepentingan pemuda, sekaligus mempercepat implementasi Peraturan Daerah (Perda) Kepemudaan di Kota Bogor.
Kedua, pembangunan ketahanan pangan mandiri bagi pemuda melalui pengembangan konsep urban farming. Program ini dinilai penting untuk menciptakan kemandirian ekonomi sekaligus membuka peluang usaha baru di sektor agribisnis, terutama di tengah keterbatasan lahan di wilayah perkotaan.
“Kami ingin pemuda Bogor memiliki kedaulatan, baik secara kebijakan melalui TP3, maupun secara ekonomi melalui ketahanan pangan mandiri,” tambahnya.
Rekomendasi tersebut mendapat respons positif dari pimpinan sidang dan diharapkan dapat menjadi bagian dari garis besar program kerja DPD KNPI Kota Bogor ke depan, serta disinergikan dengan program Pemerintah Kota Bogor.
Melalui usulan ini, Pemuda Tani Kota Bogor menegaskan komitmennya untuk terus mengawal isu-isu strategis kepemudaan, tidak hanya di sektor pertanian, tetapi juga dalam pembangunan karakter dan peningkatan kesejahteraan generasi muda.
- Penulis: Sohibap
- Editor: Aps

Saat ini belum ada komentar