Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bogor » Bahasa Kasar Aparatur Desa Cimulang Beredar, Publik Menanti Klarifikasi

Bahasa Kasar Aparatur Desa Cimulang Beredar, Publik Menanti Klarifikasi

  • account_circle Sohibap
  • calendar_month Sel, 16 Des 2025
  • visibility 149
  • comment 0 komentar

Rancabungur, BICARAKATA.COM— Dugaan penggunaan bahasa kasar dan bernada merendahkan oleh salah satu oknum aparatur Desa Cimulang, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, memicu kegaduhan dan keresahan di tengah masyarakat. Konten berupa status WhatsApp, baik teks maupun pesan suara (voice note), kini berbuntut pada pendampingan hukum oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Adhibrata.

LBH Adhibrata mendampingi Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Cimulang serta Ketua RT setempat yang merasa dirugikan atas unggahan tersebut. Pasalnya, pesan yang beredar luas di ruang publik digital itu diduga mengandung bahasa kasar, bernada hinaan, serta diarahkan kepada individu tertentu, sehingga dinilai mencederai etika aparatur pemerintahan desa.

Kuasa hukum LBH Adhibrata, Abu Yazid, S.H., menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak bisa dipandang sebagai persoalan pribadi semata.

“Ketika seorang aparatur desa menggunakan bahasa kasar dan merendahkan di ruang publik digital, maka yang tercoreng bukan hanya individu, tetapi juga wibawa pemerintahan desa. Ini persoalan etika dan berpotensi masuk ranah hukum,” ujar Abu Yazid.

Menurutnya, unggahan tersebut telah menimbulkan kegaduhan sosial dan berpotensi memperlebar konflik horizontal di tingkat desa apabila tidak segera ditangani secara bijak dan tegas.

Meski demikian, LBH Adhibrata menegaskan masih mengedepankan jalur musyawarah dan penyelesaian administratif. Pihaknya telah mengajukan permohonan resmi kepada Pemerintah Desa Cimulang agar difasilitasi forum klarifikasi dan musyawarah terbuka.

“Musyawarah kami dorong sebagai langkah awal untuk mencegah konflik berkepanjangan. Namun perlu ditegaskan, musyawarah tidak boleh dijadikan tameng untuk menghindari tanggung jawab. Jika tidak ada itikad baik, langkah hukum tetap terbuka,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, oknum aparatur desa yang diduga mengunggah konten tersebut belum memberikan klarifikasi ataupun permintaan maaf secara terbuka. Sikap diam ini justru memunculkan pertanyaan publik terkait komitmen aparatur desa dalam menjaga etika, profesionalitas, dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat.

LBH Adhibrata mengingatkan bahwa aparatur pemerintahan desa terikat pada norma hukum, kode etik, serta kewajiban menjaga keharmonisan sosial. Peristiwa ini diharapkan menjadi peringatan serius agar penggunaan media sosial oleh pejabat publik tidak dilakukan secara serampangan dan berpotensi melukai martabat masyarakat.

  • Penulis: Sohibap
  • Editor: APS

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Permudah Warga, Kecamatan Rancabungur Gelar Jemput Bola Perekaman KTP-EL

    Permudah Warga, Kecamatan Rancabungur Gelar Jemput Bola Perekaman KTP-EL

    • calendar_month Ming, 28 Sep 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Permudah Warga, Kecamatan Rancabungur Gelar Jemput Bola Perekaman KTP-EL Rancabungur Bicarakata.com – Kecamatan Rancabungur berkomitmen penuh untuk meningkatkan pelayanan administrasi kependudukan bagi masyarakat. Salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut adalah pelaksanaan program jemput bola perekaman KTP elektronik (KTP-EL) yang secara konsisten dilakukan bekerja sama dengan UPT Disdukcapil Wilayah I Parung. Program jemput bola ini […]

  • Sugara Sigap! Warga Sukajadi Dapat Perhatian Langsung dari Anggota DPRD Bogor

    Sugara Sigap! Warga Sukajadi Dapat Perhatian Langsung dari Anggota DPRD Bogor

    • calendar_month Jum, 10 Okt 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Rancabungur, Bicarakata.com – Di tengah kehidupan modern yang terus melaju, masih ada cerita getir di pelosok Kabupaten Bogor. Di Kampung Sukajadi RT 02/RW 02, Desa Mekarsari, Kecamatan Rancabungur, berdiri sebuah rumah reyot berdinding bilik bambu yang nyaris roboh. Di rumah itulah keluarga Dedi berteduh bersama seorang anak balitanya — berjuang di antara dinginnya angin malam […]

  • Dugaan Pemotongan PKH di Mekarsari, Ketua Karang Taruna: Banyak Warga Mengeluh

    Dugaan Pemotongan PKH di Mekarsari, Ketua Karang Taruna: Banyak Warga Mengeluh

    • calendar_month Sab, 13 Sep 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 373
    • 0Komentar

    Ketua Karang Taruna Mekarsari Bersuara Soal Dugaan Pemotongan PKH Mekarsari – Dugaan adanya pemotongan bantuan PKH di Desa Mekarsari, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, kini mendapat perhatian dari berbagai pihak. Ketua Karang Taruna Desa Mekarsari, Eka Gunawan, ikut angkat bicara setelah menerima sejumlah keluhan dari warga penerima manfaat.   “Memang betul, para KPM (Keluarga Penerima Manfaat) […]

  • Sinergi Sosial: TKSK IPSM KEC. RANCA BUNGUR dan Yayasan Server Indonesia Salurkan 9.000 Paket Daging di Rancabungur

    Sinergi Sosial: TKSK IPSM KEC. RANCA BUNGUR dan Yayasan Server Indonesia Salurkan 9.000 Paket Daging di Rancabungur

    • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Warga antusias, kegiatan sosial hasil kolaborasi berbagai pihak berjalan sukses Rancabungur, Bicarakata.com — Rasa haru dan bahagia tampak jelas di wajah warga Kecamatan Rancabungur saat ribuan paket daging dibagikan dalam kegiatan sosial yang digelar pada Senin (7/10/2025). Kegiatan yang melibatkan berbagai unsur masyarakat ini berhasil menyalurkan 9.000 paket daging kepada ribuan penerima manfaat di seluruh […]

  • Program Jabar Caang hadir di desa. Rancabungur

    Program Jabar Caang hadir di desa. Rancabungur

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Rancabungur, Bicarakata.com – Pemerintah Desa Rancabungur mengumumkan kabar gembira bagi warganya yang belum memiliki KWH listrik. Melalui Program Jabar Caang dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, warga berhak memperoleh pemasangan listrik gratis berdaya 900 VA lengkap dengan instalasi rumah (3 titik lampu dan 1 stop kontak). Hingga saat ini, sebanyak 28 warga Desa Rancabungur sudah tercatat […]

  • Anak Hilang di Rancabungur Berhasil Ditemukan Berkat Gerak Cepat Polsek Rancabungur

    Anak Hilang di Rancabungur Berhasil Ditemukan Berkat Gerak Cepat Polsek Rancabungur

    • calendar_month Ming, 14 Sep 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 458
    • 0Komentar

    RANCABUNGUR – 14 September 2025 Polsek Rancabungur berhasil mengungkap kasus hilangnya seorang anak berusia 14 tahun yang dilaporkan keluarga sejak 5 September 2025. Berdasarkan hasil penyelidikan, anak tersebut diketahui sempat berada di Jakarta, tepatnya di kawasan Sawah Besar, sebelum akhirnya ditemukan di daerah Gunung Batu. Dari keterangan yang dihimpun, anak tersebut dijemput oleh seseorang yang […]

expand_less