Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bogor » Curhat Ibu Penerima BPNT di Rancabungur: Bantuan Rp600 Ribu, di potong Rp90 Ribu

Curhat Ibu Penerima BPNT di Rancabungur: Bantuan Rp600 Ribu, di potong Rp90 Ribu

  • account_circle Aps
  • calendar_month Rab, 10 Sep 2025
  • visibility 1.124
  • comment 0 komentar

Curhat Ibu Penerima BPNT di Rancabungur: Bantuan Rp600 Ribu, di potong Rp90 Ribu

 

Rancabungur – Seorang ibu penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kecamatan Rancabungur mengeluhkan potongan yang dikenakan saat pencairan. Dari Rp600 ribu yang seharusnya ia terima, justru dipotong Rp90 ribu.

 

Di kutip dari Instagram Rancabungur Update, salah seorang ibu yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaannya. Menurutnya, jumlah bantuan yang seharusnya utuh diterima selalu berkurang akibat potongan.

 

“Setiap ambil, selalu ada potongan. Katanya biaya admin, tapi kami sebagai masyarakat kecil merasa berat,” keluhnya dengan mata berkaca-kaca.

 

“Bantuan saya Rp600 ribu, tapi setelah diambil hanya dapat Rp510 ribu. Dipotong Rp10 ribu katanya untuk biaya gesek, lalu Rp80 ribu dipotong lagi tanpa ada penjelasan. Kami bingung, kenapa harus seperti ini,” ungkapnya dengan nada kecewa.

Menurutnya, potongan tersebut sangat memberatkan, karena bantuan itu diperuntukkan untuk membeli kebutuhan pokok sehari-hari. “Kalau dipotong begini, rasanya tidak adil. Uang itu sangat berarti buat makan keluarga,” tambahnya.

 

Fenomena ini menambah keresahan, terlebih di tengah kondisi ekonomi yang sulit. Masyarakat berharap agar pemerintah, khususnya Dinas Sosial dan pihak pendamping program, segera turun tangan melakukan pengawasan ketat. Transparansi dan keterbukaan informasi sangat dibutuhkan agar tidak ada lagi pemotongan yang merugikan warga penerima manfaat.

  • Penulis: Aps

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kongkalikong Tercium di Muscam KNPI Rancabungur, Pemuda Mengamuk, Dana Hibah Dipertanyakan

    Kongkalikong Tercium di Muscam KNPI Rancabungur, Pemuda Mengamuk, Dana Hibah Dipertanyakan

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle Sohibap
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Ranca Bungur, Bicarakata.com– Musyawarah Kecamatan (Muscam) KNPI Rancabungur yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, Selasa (13/1/2026), berubah menjadi ajang keributan terbuka. Forum yang seharusnya menjadi ruang demokrasi pemuda justru dinilai sebagai skenario politik tertutup yang berujung chaos. Puluhan Organisasi Kepemudaan (OKP) meluapkan kemarahan setelah menilai proses pemilihan ketua telah dikondisikan sejak awal. […]

  • Dari Aksi Sosial ke Kepemimpinan: Haerudin ‘Bulux’ Siap Menahkodai DPK KNPI Rancabungur

    Dari Aksi Sosial ke Kepemimpinan: Haerudin ‘Bulux’ Siap Menahkodai DPK KNPI Rancabungur

    • calendar_month Jum, 10 Okt 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 224
    • 0Komentar

    RANCABUNGUR Bicarakata.com – Sosok muda bernama Haerudin, atau akrab disapa Bulux, kini mencuri perhatian publik di Kecamatan Rancabungur. Dengan kepedulian sosial yang tinggi dan semangat kebersamaan yang kuat, ia menjadi inspirasi bagi banyak pemuda di wilayahnya. Dikenal peduli dan dekat dengan masyarakat, sosok Bulux kini digadang-gadang jadi calon kuat Ketua DPK KNPI Kecamatan Rancabungur. Bagi […]

  • Cetak Juara Sejati, SDN Rancabungur 01 Raih Posisi Kedua Cerdas Cermat PAI

    Cetak Juara Sejati, SDN Rancabungur 01 Raih Posisi Kedua Cerdas Cermat PAI

    • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
    • account_circle Sohibap
    • visibility 319
    • 0Komentar

    Rancabungur Bicarakata.com- Semangat dan kualitas siswa-siswi SDN Rancabungur 01 kembali terbukti. Dalam ajang Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat Sekolah Dasar se-Kecamatan Rancabungur, sekolah tersebut berhasil meraih Juara 2 pada cabang Lomba Cerdas Cermat. Kegiatan yang berlangsung pada 12 Februari 2026 ini dipusatkan di SDN Bantarkambing 03 dan SDN Bantarkambing 06, serta diikuti oleh perwakilan […]

  • Sinergi Sosial: TKSK IPSM KEC. RANCA BUNGUR dan Yayasan Server Indonesia Salurkan 9.000 Paket Daging di Rancabungur

    Sinergi Sosial: TKSK IPSM KEC. RANCA BUNGUR dan Yayasan Server Indonesia Salurkan 9.000 Paket Daging di Rancabungur

    • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Warga antusias, kegiatan sosial hasil kolaborasi berbagai pihak berjalan sukses Rancabungur, Bicarakata.com — Rasa haru dan bahagia tampak jelas di wajah warga Kecamatan Rancabungur saat ribuan paket daging dibagikan dalam kegiatan sosial yang digelar pada Senin (7/10/2025). Kegiatan yang melibatkan berbagai unsur masyarakat ini berhasil menyalurkan 9.000 paket daging kepada ribuan penerima manfaat di seluruh […]

  • Warga Pertanyakan Izin Lingkungan Penangkaran Burung Di Rancabungur.

    Warga Pertanyakan Izin Lingkungan Penangkaran Burung Di Rancabungur.

    • calendar_month Jum, 26 Sep 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Warga Pertanyakan Izin Lingkungan Penangkaran Burung Di Rancabungur. Rancabungur, Bicarakata.com – Pembangunan penangkaran burung di Kampung Warung Nangka, RT 05 RW 08, Desa Rancabungur, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, menuai polemik di tengah masyarakat sekitar. Sejumlah warga yang rumahnya berdekatan dengan pagar pembatas kawasan proyek mengaku tidak pernah menandatangani izin lingkungan. Padahal, izin tersebut merupakan salah […]

  • Pascabanjir Cimulang, Pemkab Bogor Intensifkan Normalisasi Sungai Cibeuteung Sepanjang 1,6 Kilometer

    Pascabanjir Cimulang, Pemkab Bogor Intensifkan Normalisasi Sungai Cibeuteung Sepanjang 1,6 Kilometer

    • calendar_month Jum, 5 Sep 2025
    • account_circle plusrym@gmail.com
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Peristiwa banjir yang melanda Desa Cimulang, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, pada Sabtu 9 Agustus 2025 lalu masih menyisakan dampak cukup besar bagi masyarakat. Berdasarkan catatan pemerintah desa, sebanyak 39 rumah warga terdampak, 12 di antaranya rusak parah. Tak kurang dari 929 jiwa dari 306 kepala keluarga (KK) menjadi korban akibat bencana tersebut. Memasuki satu bulan […]

expand_less