Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bogor » Curhat Ibu Penerima BPNT di Rancabungur: Bantuan Rp600 Ribu, di potong Rp90 Ribu

Curhat Ibu Penerima BPNT di Rancabungur: Bantuan Rp600 Ribu, di potong Rp90 Ribu

  • account_circle Aps
  • calendar_month Rab, 10 Sep 2025
  • visibility 1.144
  • comment 0 komentar

Curhat Ibu Penerima BPNT di Rancabungur: Bantuan Rp600 Ribu, di potong Rp90 Ribu

 

Rancabungur – Seorang ibu penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kecamatan Rancabungur mengeluhkan potongan yang dikenakan saat pencairan. Dari Rp600 ribu yang seharusnya ia terima, justru dipotong Rp90 ribu.

 

Di kutip dari Instagram Rancabungur Update, salah seorang ibu yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaannya. Menurutnya, jumlah bantuan yang seharusnya utuh diterima selalu berkurang akibat potongan.

 

“Setiap ambil, selalu ada potongan. Katanya biaya admin, tapi kami sebagai masyarakat kecil merasa berat,” keluhnya dengan mata berkaca-kaca.

 

“Bantuan saya Rp600 ribu, tapi setelah diambil hanya dapat Rp510 ribu. Dipotong Rp10 ribu katanya untuk biaya gesek, lalu Rp80 ribu dipotong lagi tanpa ada penjelasan. Kami bingung, kenapa harus seperti ini,” ungkapnya dengan nada kecewa.

Menurutnya, potongan tersebut sangat memberatkan, karena bantuan itu diperuntukkan untuk membeli kebutuhan pokok sehari-hari. “Kalau dipotong begini, rasanya tidak adil. Uang itu sangat berarti buat makan keluarga,” tambahnya.

 

Fenomena ini menambah keresahan, terlebih di tengah kondisi ekonomi yang sulit. Masyarakat berharap agar pemerintah, khususnya Dinas Sosial dan pihak pendamping program, segera turun tangan melakukan pengawasan ketat. Transparansi dan keterbukaan informasi sangat dibutuhkan agar tidak ada lagi pemotongan yang merugikan warga penerima manfaat.

  • Penulis: Aps

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bahasa Kasar Aparatur Desa Cimulang Beredar, Publik Menanti Klarifikasi

    Bahasa Kasar Aparatur Desa Cimulang Beredar, Publik Menanti Klarifikasi

    • calendar_month Sel, 16 Des 2025
    • account_circle Sohibap
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Rancabungur, BICARAKATA.COM— Dugaan penggunaan bahasa kasar dan bernada merendahkan oleh salah satu oknum aparatur Desa Cimulang, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, memicu kegaduhan dan keresahan di tengah masyarakat. Konten berupa status WhatsApp, baik teks maupun pesan suara (voice note), kini berbuntut pada pendampingan hukum oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Adhibrata. LBH Adhibrata mendampingi Ketua Lembaga Pemberdayaan […]

  • Dugaan Pelanggaran Upah dan BPJS, Pekerja Gondola di Bogor Tempuh Jalur Pengaduan

    Dugaan Pelanggaran Upah dan BPJS, Pekerja Gondola di Bogor Tempuh Jalur Pengaduan

    • calendar_month Jum, 6 Mar 2026
    • account_circle Sohibap
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Bogor Bicarakata.Com– Seorang pekerja gondola di kawasan Vivo Mall Bogor melaporkan dugaan pelanggaran ketenagakerjaan yang dilakukan oleh perusahaan tempatnya bekerja kepada UPTD Pengawasan Ketenagakerjaan Wilayah I Bogor. Pekerja tersebut diketahui bernama M. Fikri Dwi Januar, warga Kampung Moyan, Desa Bantar Jaya, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor. Ia bekerja sebagai petugas gondola sejak Desember 2024 hingga Februari […]

  • Dari DPO ke DPRD, Nama Litao Jadi Sorotan Nasional

    Dari DPO ke DPRD, Nama Litao Jadi Sorotan Nasional

    • calendar_month Rab, 10 Sep 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 330
    • 0Komentar

    Ramai di Media Sosial, Nama DPO Litao Dikabarkan Kini Jadi Anggota DPRD Wakatobi Bogor– Jagat media sosial tengah diramaikan dengan perbincangan mengenai seorang pria berinisial Litao yang disebut-sebut masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) di masa lalu, namun kini dilantik sebagai anggota DPRD Kabupaten Wakatobi. Tagar #Litao hingga #DPRDWakatobi menjadi perbincangan hangat di berbagai platform. […]

  • Warga Pertanyakan Izin Lingkungan Penangkaran Burung Di Rancabungur.

    Warga Pertanyakan Izin Lingkungan Penangkaran Burung Di Rancabungur.

    • calendar_month Jum, 26 Sep 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Warga Pertanyakan Izin Lingkungan Penangkaran Burung Di Rancabungur. Rancabungur, Bicarakata.com – Pembangunan penangkaran burung di Kampung Warung Nangka, RT 05 RW 08, Desa Rancabungur, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, menuai polemik di tengah masyarakat sekitar. Sejumlah warga yang rumahnya berdekatan dengan pagar pembatas kawasan proyek mengaku tidak pernah menandatangani izin lingkungan. Padahal, izin tersebut merupakan salah […]

  • 5.000 Personel Gabungan Disiagakan untuk Operasi Ketupat Lodaya 2026 

    5.000 Personel Gabungan Disiagakan untuk Operasi Ketupat Lodaya 2026 

    • calendar_month Kam, 12 Mar 2026
    • account_circle Mugni
    • visibility 14
    • 0Komentar

      Bogor – Polres Bogor dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melakukan apel personel untuk operasi Ketupat Lodaya 2026 yang akan dimulai 13 Maret 2026 esok hari.   “Operasi Ketupat Lodaya 2026 akan dilaksanakan mulai tanggal 13 Maret hingga 25 Maret 2026,” kata Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto, Kamis 12 Maret 2026.   Ia menjelaskan, ada […]

  • Dugaan Pemotongan PKH di Mekarsari, Ketua Karang Taruna: Banyak Warga Mengeluh

    Dugaan Pemotongan PKH di Mekarsari, Ketua Karang Taruna: Banyak Warga Mengeluh

    • calendar_month Sab, 13 Sep 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 466
    • 0Komentar

    Ketua Karang Taruna Mekarsari Bersuara Soal Dugaan Pemotongan PKH Mekarsari – Dugaan adanya pemotongan bantuan PKH di Desa Mekarsari, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, kini mendapat perhatian dari berbagai pihak. Ketua Karang Taruna Desa Mekarsari, Eka Gunawan, ikut angkat bicara setelah menerima sejumlah keluhan dari warga penerima manfaat.   “Memang betul, para KPM (Keluarga Penerima Manfaat) […]

expand_less