Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bogor » Di Tengah Gubuk Usang, Harapan Baru Muncul untuk Keluarga Dedi di Mekarsari

Di Tengah Gubuk Usang, Harapan Baru Muncul untuk Keluarga Dedi di Mekarsari

  • account_circle Aps
  • calendar_month Ming, 12 Okt 2025
  • visibility 249
  • comment 0 komentar

Rancabungur, Bicarakata.com — Kisah pilu keluarga Dedi, warga Kampung Sukajadi RT 02/RW 01, Desa Mekarsari, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, akhirnya menggugah hati banyak pihak. Setelah viral di media sosial, rumah reyot berukuran 3 x 4 meter yang nyaris roboh itu kini mendapat perhatian luas — mulai dari DPRD Kabupaten Bogor, Pemerintah Kecamatan Rancabungur, Pemerintah Desa Mekarsari, hingga Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bogor.

Gubuk kecil itu menjadi saksi perjuangan Dedi dan keluarganya bertahan hidup di tengah keterbatasan. Di rumah yang hampir tak layak disebut tempat tinggal itu, ia tinggal bersama  istri dan kedua anaknya yang masih duduk di bangku kelas tiga SD dan balita.

Kabar memilukan tersebut akhirnya sampai ke telinga Bupati Bogor, Rudi Susmanto. Melalui unggahan akun Instagram @kutaudayawangsa, Rudi langsung menginstruksikan Dinas Sosial untuk segera menyalurkan bantuan berupa sembako, perlengkapan rumah tangga, dan kebutuhan sekolah bagi sang anak.

Tak berhenti di situ, Rudi juga memerintahkan Pemerintah Desa Mekarsari agar memasukkan keluarga Dedi dalam daftar prioritas penerima program RTLH tahun 2026 mendatang.

“Segera bantu, jangan tunggu lama. Pastikan mereka mendapatkan kehidupan yang lebih layak,” demikian pesan tegas Bupati Bogor dalam unggahannya.

Sementara itu, Pemerintah Desa Mekarsari tidak tinggal diam. Kepala Seksi Kesejahteraan (Kasi Kesra), Sudrajat, memastikan pihaknya tengah mencari cara agar rumah keluarga Dedi bisa segera dibangun tanpa harus menunggu lama.

“Secara administrasi, rumah Pak Dedi sudah kami ajukan untuk program RTLH 2026. Tapi melihat kondisinya yang sangat memprihatinkan, saya akan berkoordinasi dengan pimpinan dan Sekdes agar bisa dibangun lebih cepat. Kalau memungkinkan, kami akan gunakan dana desa (DD) awal tahun depan supaya tidak perlu menunggu prosedur panjang,” tutur Sudrajat.

Tak hanya itu, pihak desa juga telah mengajukan data keluarga Dedi untuk menerima bantuan sosial (Bansos) seperti PKH dan BPNT, karena selama ini keluarga tersebut belum pernah terdaftar sebagai penerima manfaat, kecuali BPJS PBI.

“Kami sudah ajukan datanya agar segera mendapat Bansos. Dan saya berpesan kepada warga lain yang rumahnya juga tidak layak huni agar segera melapor ke pihak desa. Kami siap menindaklanjuti,” tambahnya.

Kisah keluarga Dedi kini menjadi pengingat bahwa di balik gemerlap pembangunan, masih ada warga yang berjuang untuk sekadar memiliki tempat berteduh yang layak. Namun berkat perhatian berbagai pihak, harapan baru kini mulai terbit di Kampung Sukajadi.

  • Penulis: Aps
  • Editor: SohibAp

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pendataan Infrastruktur Jadi Langkah Awal Penyusunan RKPDesa Rancabungur 2026

    Pendataan Infrastruktur Jadi Langkah Awal Penyusunan RKPDesa Rancabungur 2026

    • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Rancabungur, Bicarakata.com – Pemerintah Desa Rancabungur mulai melaksanakan kegiatan pendataan infrastruktur sebagai langkah awal penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDesa) Tahun Anggaran 2026. Pendataan ini dilakukan secara menyeluruh dengan menyasar berbagai wilayah, salah satunya RT 01 RW 09. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari perencanaan pembangunan desa. Data yang dihimpun nantinya akan digunakan sebagai acuan […]

  • Kongkalikong Tercium di Muscam KNPI Rancabungur, Pemuda Mengamuk, Dana Hibah Dipertanyakan

    Kongkalikong Tercium di Muscam KNPI Rancabungur, Pemuda Mengamuk, Dana Hibah Dipertanyakan

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle Sohibap
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Ranca Bungur, Bicarakata.com– Musyawarah Kecamatan (Muscam) KNPI Rancabungur yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, Selasa (13/1/2026), berubah menjadi ajang keributan terbuka. Forum yang seharusnya menjadi ruang demokrasi pemuda justru dinilai sebagai skenario politik tertutup yang berujung chaos. Puluhan Organisasi Kepemudaan (OKP) meluapkan kemarahan setelah menilai proses pemilihan ketua telah dikondisikan sejak awal. […]

  • Timnas Indonesia Tundukkan Chinese Taipei 6-0

    Timnas Indonesia Tundukkan Chinese Taipei 6-0

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Timnas Indonesia Tundukkan Chinese Taipei 6-0 Surabaya, 5 September 2025 – Timnas Indonesia menghadirkan performa impresif dalam laga FIFA Matchday, memastikan kemenangan telak 6–0 atas Chinese Taipei di Stadion GBT, Surabaya . Gol pembuka di awali pada menit ke-4: Jordi Amat membuka keunggulan lewat sundulan kepala . Menit ke-23 atau 24: Gol bunuh diri dari […]

  • 13 Tahun Jalan Kp.Sukajadi Terlupakan, Warga: Pemerintah Tutup Mata?

    13 Tahun Jalan Kp.Sukajadi Terlupakan, Warga: Pemerintah Tutup Mata?

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Rancabungur, Bicarakata.com -Lebih dari tiga belas tahun warga Kampung Sukajadi, Desa Mekarsari, Kecamatan Rancabungur, menanti janji pembangunan yang tak kunjung tiba. Jalan utama mereka, yang seharusnya menjadi urat nadi pergerakan ekonomi dan sosial warga, justru dibiarkan hancur, licin, dan membahayakan. Ironis, ketika pajak tetap ditarik tanpa kompromi, tetapi hak dasar berupa infrastruktur jalan justru diabaikan. […]

  • Warga Mekarsari Jadi Korban Begal di Ciampea, Istri Alami Luka Serius

    Warga Mekarsari Jadi Korban Begal di Ciampea, Istri Alami Luka Serius

    • calendar_month Jum, 19 Sep 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Rancabungur, Bicarakata.com – Aksi kriminal jalanan kembali meresahkan warga. Seorang warga Desa Mekarsari, Kecamatan Rancabungur, menjadi korban begal di Jembatan Ciampea, perbatasan Kecamatan Rancabungur, pada Jumat (19/9/2025) dini hari sekitar pukul 03.30 WIB. Korban bernama Urmat, bersama sang istri Maimunah, saat itu tengah dalam perjalanan menuju Pasar Ciampea untuk berbelanja kebutuhan berdagang sehari-hari. Mereka berboncengan […]

  • Bejat! Pria Paruh Baya di Rancabungur Diduga Rudapaksa Anak Tetangganya, Kini Diburu Polisi

    Bejat! Pria Paruh Baya di Rancabungur Diduga Rudapaksa Anak Tetangganya, Kini Diburu Polisi

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Rancabungur, Bicarakata.com – Kasus rudapaksa terhadap anak di bawah umur kembali mengguncang warga Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor. Seorang pria paruh baya diduga melakukan aksi bejat terhadap anak pada 18 Agustus 2025 lalu. Peristiwa itu baru terungkap setelah keluarga korban melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Laporan tersebut kemudian menyebar luas dan viral di berbagai media […]

expand_less