Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bogor » Warga Mekarsari Jadi Korban Begal di Ciampea, Istri Alami Luka Serius

Warga Mekarsari Jadi Korban Begal di Ciampea, Istri Alami Luka Serius

  • account_circle Aps
  • calendar_month Jum, 19 Sep 2025
  • visibility 418
  • comment 0 komentar

Rancabungur, Bicarakata.com – Aksi kriminal jalanan kembali meresahkan warga. Seorang warga Desa Mekarsari, Kecamatan Rancabungur, menjadi korban begal di Jembatan Ciampea, perbatasan Kecamatan Rancabungur, pada Jumat (19/9/2025) dini hari sekitar pukul 03.30 WIB.

Korban bernama Urmat, bersama sang istri Maimunah, saat itu tengah dalam perjalanan menuju Pasar Ciampea untuk berbelanja kebutuhan berdagang sehari-hari. Mereka berboncengan menggunakan sepeda motor. Namun, nahas, pasangan suami istri tersebut justru menjadi target pembegalan.

Menurut penuturan Urmat, sebelum kejadian ia sempat melihat seorang pria berdiri di pinggir jalan sambil memegang tongkat. “Saya kira hanya orang biasa, tapi pas sudah dekat, dia malah langsung menyerang dengan samurai,” ujarnya.

Sabetan senjata tajam itu mengenai istrinya, Maimunah, yang duduk di boncengan. Akibatnya, Maimunah mengalami luka serius dan harus mendapatkan perawatan medis dengan total 20 jahitan.

Pelaku yang belum diketahui identitasnya disebut memiliki ciri-ciri berpostur tubuh tinggi. Diduga, pelaku memang sudah menunggu calon korban di lokasi kejadian.

Aksi pembegalan ini membuat warga resah. Mereka berharap pihak kepolisian segera menindaklanjuti kasus tersebut agar pelaku bisa segera ditangkap. “Kami khawatir, jalan itu memang sepi kalau dini hari. Semoga pelakunya cepat tertangkap,” kata salah seorang warga.

Ketua RW 01 RT 02, Sopian Hadi (Menyeng), membenarkan bahwa warganya menjadi korban begal. “Alhamdulillah warga saya masih selamat, meskipun istrinya mengalami luka cukup serius. Korban juga belum membuat laporan resmi ke pihak berwajib,” ujarnya.

Ia pun memberikan apresiasi kepada Kapolsek Rancabungur yang telah hadir langsung ke rumah korban untuk melihat kondisi korban dan memberikan perhatian.

  • Penulis: Aps

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bahasa Kasar Aparatur Desa Cimulang Beredar, Publik Menanti Klarifikasi

    Bahasa Kasar Aparatur Desa Cimulang Beredar, Publik Menanti Klarifikasi

    • calendar_month Sel, 16 Des 2025
    • account_circle Sohibap
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Rancabungur, BICARAKATA.COM— Dugaan penggunaan bahasa kasar dan bernada merendahkan oleh salah satu oknum aparatur Desa Cimulang, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, memicu kegaduhan dan keresahan di tengah masyarakat. Konten berupa status WhatsApp, baik teks maupun pesan suara (voice note), kini berbuntut pada pendampingan hukum oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Adhibrata. LBH Adhibrata mendampingi Ketua Lembaga Pemberdayaan […]

  • 13 Tahun Jalan Kp.Sukajadi Terlupakan, Warga: Pemerintah Tutup Mata?

    13 Tahun Jalan Kp.Sukajadi Terlupakan, Warga: Pemerintah Tutup Mata?

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 475
    • 0Komentar

    Rancabungur, Bicarakata.com -Lebih dari tiga belas tahun warga Kampung Sukajadi, Desa Mekarsari, Kecamatan Rancabungur, menanti janji pembangunan yang tak kunjung tiba. Jalan utama mereka, yang seharusnya menjadi urat nadi pergerakan ekonomi dan sosial warga, justru dibiarkan hancur, licin, dan membahayakan. Ironis, ketika pajak tetap ditarik tanpa kompromi, tetapi hak dasar berupa infrastruktur jalan justru diabaikan. […]

  • Permudah Warga, Kecamatan Rancabungur Gelar Jemput Bola Perekaman KTP-EL

    Permudah Warga, Kecamatan Rancabungur Gelar Jemput Bola Perekaman KTP-EL

    • calendar_month Ming, 28 Sep 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 388
    • 0Komentar

    Permudah Warga, Kecamatan Rancabungur Gelar Jemput Bola Perekaman KTP-EL Rancabungur Bicarakata.com – Kecamatan Rancabungur berkomitmen penuh untuk meningkatkan pelayanan administrasi kependudukan bagi masyarakat. Salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut adalah pelaksanaan program jemput bola perekaman KTP elektronik (KTP-EL) yang secara konsisten dilakukan bekerja sama dengan UPT Disdukcapil Wilayah I Parung. Program jemput bola ini […]

  • Pendataan Infrastruktur Jadi Langkah Awal Penyusunan RKPDesa Rancabungur 2026

    Pendataan Infrastruktur Jadi Langkah Awal Penyusunan RKPDesa Rancabungur 2026

    • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Rancabungur, Bicarakata.com – Pemerintah Desa Rancabungur mulai melaksanakan kegiatan pendataan infrastruktur sebagai langkah awal penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDesa) Tahun Anggaran 2026. Pendataan ini dilakukan secara menyeluruh dengan menyasar berbagai wilayah, salah satunya RT 01 RW 09. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari perencanaan pembangunan desa. Data yang dihimpun nantinya akan digunakan sebagai acuan […]

  • Warga Pertanyakan Izin Lingkungan Penangkaran Burung Di Rancabungur.

    Warga Pertanyakan Izin Lingkungan Penangkaran Burung Di Rancabungur.

    • calendar_month Jum, 26 Sep 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 376
    • 0Komentar

    Warga Pertanyakan Izin Lingkungan Penangkaran Burung Di Rancabungur. Rancabungur, Bicarakata.com – Pembangunan penangkaran burung di Kampung Warung Nangka, RT 05 RW 08, Desa Rancabungur, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, menuai polemik di tengah masyarakat sekitar. Sejumlah warga yang rumahnya berdekatan dengan pagar pembatas kawasan proyek mengaku tidak pernah menandatangani izin lingkungan. Padahal, izin tersebut merupakan salah […]

  • Sugara Sigap! Warga Sukajadi Dapat Perhatian Langsung dari Anggota DPRD Bogor

    Sugara Sigap! Warga Sukajadi Dapat Perhatian Langsung dari Anggota DPRD Bogor

    • calendar_month Jum, 10 Okt 2025
    • account_circle Aps
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Rancabungur, Bicarakata.com – Di tengah kehidupan modern yang terus melaju, masih ada cerita getir di pelosok Kabupaten Bogor. Di Kampung Sukajadi RT 02/RW 02, Desa Mekarsari, Kecamatan Rancabungur, berdiri sebuah rumah reyot berdinding bilik bambu yang nyaris roboh. Di rumah itulah keluarga Dedi berteduh bersama seorang anak balitanya — berjuang di antara dinginnya angin malam […]

expand_less